Tampilkan postingan dengan label Black Veil Brides. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Black Veil Brides. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 12 April 2014 1 komentar

Black Veil Brides - Savior LYRICS (With Indonesian Translation)

I never meant to be the one
Aku tak pernah ditakdirkan untuk menjadi
Who kept you from the dark
Seseorang yang menjagamu dari kegelapan
But now I know my wounds are sewn
Namun kini kutahu lukaku telah pulih
Because of who you are
Karena siapa kau
I will take this burden on
Aku akan mengangkat beban ini
And become the holy one
Dan menjadi orang suci
But remember I am human
Tapi ingatlah aku hanya manusia
And I'm bound to sing this song
Dan aku pantas menyanyikan lagu ini

So hear my voice, remind you not to bleed
Jadi dengarlah suaraku, mengingatkanmu untuk tidak terjatuh
I'm here,
Aku disini

Saviour will be there
Penyelamat akan datang
When you are feeling alone
Ketika kau merasa sendiri
A saviour for all that you do
Penyelamat atas semua yang kau lakukan

So you live freely without their harm
Sehingga kau hidup bebas tanpa bahaya mereka

So here I write my lullaby
Disini ku tulis lagu pengantar tidurku
To all the lonely ones
Kepada mereka yang kesepian
Remember as you learn to try
Ingatlah ketika kau belajar mencoba
To be the one you love
Untuk menjadi orang yang kau cintai
So I can take this pen
Sehingga aku bisa mengambil pena ini
And teach you how to live
Dan mengajarkanmu tentang hidup
What is left unsaid
Apa yang tersisa tanpa terkatakan
The greatest gift I give

Adalah hadiah terbaik yang kuberikan

So hear my voice, remind you not to bleed
Jadi dengarlah suaraku, mengingatkanmu untuk tidak terjatuh
I'm here,
Aku disini

Saviour will be there
Penyelamat akan datang
When you are feeling alone
Ketika kau merasa sendiri
A saviour for all that you do
Penyelamat atas semua yang kau lakukan

So you live freely without their harm
Sehingga kau hidup bebas tanpa bahaya mereka

When I hear your cries
Saat kudengar kau menangis
Praying for light
Berdoa meminta cahaya
I will be there
Aku akan datang

When I hear your cries
Saat kudengar kau menangis
Praying for light
Berdoa meminta cahaya
I will be there
Aku akan datang


***

TRANSLATED BY : Putri Vidialesta (me)
Kalo mau copas, tolong cantumkan link sumber atau blog ini ya. Thank you.. (^_^)
Minggu, 06 April 2014 0 komentar

Black Veil Brides - Sweet Blasphemy LYRICS (With Indonesian Translation)

Through sadness you have taught us
Lewat kesedihan kau tlah mengajari kami
To be one with the crowd
Menyatu dengan kerumunan
Unveil the sacred order
Menyingkap tatanan suci
Hymns of falling down
Nyanyian puja-puji kejatuhan
You told the greatest stories
Kau tlah ceritakan kisah-kisah terhebat
Of love and bleeding crowns
Tentang cinta dan mahkota berdarah
But to the sick and hungry
Tapi bagi si sakit dan si lapar
You cannot be found
Kau tak bisa ditemukan

II
We are young and we are strong
Kita muda dan kuat
Through strength in self we become
Lewat kekuatan di dalam diri kita jadi
Something more than they can be
Sesuatu yang lebih dari yang mereka bisa
I raise my heart and sing!
Kutegakkan hatiku dan bernyanyi!

III
That I won't believe this lie
Bahwa aku takkan percaya dusta ini
I know there's something more inside
Aku tahu ada sesuatu yang lebih di dalam sana
When darkness is all you'll see
Saat hanya kegelapan yang kau lihat
This is our Sweet Blasphemy
Inilah Umpatan Manis kita

Silence the crooked holy
Bungkam kesucian yang culas
Unchain the tied and bound
Lepaskan tali dan ikatan
No time for allegory
Tak ada waktu untuk alegori
One true reigning sound
Satu suara sejati yang berkuasa
Unite the lonely mourning
Satukan duka yang kesepian
a simple servant now
Kini jadi pelayan bersahaja
We are the only glory
Kita satu-satunya kejayaan
Hear us screaming loud
Dengarlah kami menjerit lantang

We are young and we are strong
Kita muda dan kuat
I raise my heart and sing!
Kutegakkan hatiku dan bernyanyi!

Back to III, II

Back to III (2x)


***

0 komentar

Black Veil Brides - Knives and Pens LYRICS (With Indonesian Translation)

Alone at last, we can sit and fight
Akhirnya hanya berdua, kita bisa duduk dan bertengkar
And I've lost all faith in this blurring light
Dan tlah hilang keyakinanku di dalam keremangan ini
But stay right here we can change our plight
Tapi tetaplah di sini, kita bisa mengubah keadaan
We're storming through this despite what's right
Kita bisa lewati ini meski kita tak tahu mana yang benar

One final fight, for this tonight
Satu pertengkaran terakhir untuk hal ini malam ini
Whoa, with knives and pens we made our plight
Whoa, dengan pisau dan pena kita atasi masalah kita
Lay your heart down the ends in sight
Tenangkan hatimu, akhir tlah terlihat
Conscience begs for you to do what's right
Nurani memohon padamu tuk lakukan yang benar
Everyday it's still the same dull knife
Setiap hari, masih saja pisau tumpul yang sama
Stab it through and justify your pride
Tikamkanlah dan pertahankan harga dirimu

One final fight, for this tonight
Satu pertengkaran terakhir untuk hal ini malam ini
Whoa, with knives and pens we made our plight
Whoa, dengan pisau dan pena kita atasi masalah kita
Whoa and I can't go on without your love
Whoa dan aku tak bisa hidup tanpa cintamu
You lost, you never held on
Kau kalah, kau tak pernah bertahan
We tried our best
Kita tlah mencoba sebaik-baiknya
Turn out the light
Padamkanlah lampunya
Turn out the light
Padamkanlah lampunya

One final fight, for this tonight
Satu pertengkaran terakhir untuk hal ini malam ini
Whoa, with knives and pens we made our plight
Whoa, dengan pisau dan pena kita atasi masalah kita
Whoa and I can't go on without your love
Whoa dan aku tak bisa hidup tanpa cintamu
You lost, you never held on
Kau kalah, kau tak pernah bertahan
We tried our best
Kita tlah mencoba sebaik-baiknya
Turn out the light
Padamkanlah lampunya
Turn out the light
Padamkanlah lampunya


***

Senin, 19 Agustus 2013 5 komentar

Bernostalgia Bersama Black Veil Brides

*Play Black Veil Brides songs full playlist*




Yak, kalo kemaren aku nostalgia sama My Chemical Romance, kali ini aku nostalgia sama Black Veil Brides. Udah lama aku nggak dengerin lagu-lagu mereka secara keseluruhan. Kalo mau dengerin paling cuman satu atau dua lagu doang. Dan pas kemaren itu tiba-tiba aja aku kangen pengen dengerin lagu mereka secara keseluruhan, sekaligus mengenang masa-masa pas pertama kali aku jatuh cinta sama grup band yang kini digawangin sama Andy Biersack, Jake Pitts, Jinxx, Ashley Purdy, dan Christian Coma ini.




Aku nggak begitu inget kapan aku kenal Black Veil Brides. Yang aku inget sih, aku kenal BVB itu sekitar tahun 2011. Aku inget waktu itu aku download dua lagu BVB yang judulnya Hello My Hate dan Perfect Weapon. Dua lagu itu adalah dua lagu pertama milik BVB yang aku download dan aku denger. Aku download lagu itu karena penasaran, pengen tau kayak gimana sih BVB itu? Coz salah satu temen Facebook aku yang namanya Fradyna itu ngefans banget sama BVB dan tergila-gila banget sama vokalisnya, Andy Biersack. BTW, kira-kira dia baca blog-ku nggak ya? Terserah deh, aku pengen say hi aja ke dia.. Hello, Dyna.. Makasih udah nularin virus BVB.. :D

Sebenernya aku nggak langsung download dan denger lagunya sih, tapi sebelum itu aku browsing dulu ke internet, pengen tau yang mana sih yang namanya Andy Biersack itu, sampe-sampe bikin temen Facebook aku itu tergila-gila sama dia?
Dan setelah aku browsing dan liat foto-foto Andy Biersack untuk pertama kali, coba tebak apa pendapat aku waktu itu? Aku malah berpendapat bahwa, dia NGGAK lebih keren daripada Oliver Sykes dan Alex Evans! Well, waktu itu aku emang lagi suka sama Oliver Sykes dan lagi tergila-gilanya sama Alex Evans, makanya aku berpendapat demikian. Dan aku sempet mengira kalo suara dia itu cempreng-cempreng ala vokalis Post-Hardcore gitu deh. Eh, pas denger lagunya, ternyata perkiraanku salah besar! Suara dia berat bangeeeett.. Macho gitu!

Pertama kali aku denger dua lagu itu, aku nggak langsung suka. Tapi pas denger untuk kedua kalinya, baru deh aku suka. Kemudian aku tertarik buat nonton video klip mereka. Video klip BVB yang pertama aku tonton adalah Fallen Angels. Kesan yang pertama aku tangkep dari BVB pas nonton video itu adalah gelap dan mengerikan. Aku sempet mikir, kok bisa-bisanya Dyna ngefans sama band kayak gini? Muka personilnya dicoret-coret gitu.. Aneh..
Dan tak lama setelah aku berpikir begitu, tiba-tiba pemikiran aku itu dipatahkan oleh sebuah senyuman khas dari bibir Andy yang aku liat di video klip yang baru aja aku komentarin itu. Aiiiiissshh.. Manis bangeeeett..!! Padahal di video klip itu senyumnya lebih mirip kayak evil smile. Wakakak.. Aku langsung mikir, ternyata senyuman vokalisnya manis juga ya.. Jadi ini toh yang bikin Dyna klepek-klepek sama Andy..






Daaaaannn.. semenjak itu aku tertarik buat download beberapa lagu BVB yang lain. Semakin hari, semakin aku denger lagu-lagu mereka, aku jadi makin tertarik sama BVB. Apalagi pas nonton video klip Knives and Pens. Hadeeeehh.. melting aku! Hingga pada akhirnya, aku pun menjadi seorang BVB Army!

Oh ya, waktu pertama kali aku nonton video klip Knives and Pens, aku sempet mengira bahwa drummernya itu cowok. Coz dari tampilan dan powernya, dia itu cowok banget! Eh, nggak taunya drummer di video klip itu adalah Sandra Alvarenga. Yah, mantan drummer BVB itu emang punya tampilan yang macho banget. Dia itu kebalikan dari Ashley Purdy. Bassist BVB ini malah punya tampilan yang cewek banget. Hahaha.. Unik deh. Nggak heran kalo banyak yang ngira Sandra itu cowok, dan Ashley adalah cewek. Sayangnya, si Sandra mengundurkan diri dari BVB dan pindah ke band Modern Day Escape. Dan sekarang posisinya digantikan oleh Christian Coma. Waktu awal-awal ngefans sama BVB juga aku sempet bingung membedakan Jake Pitts dan Jinxx, sehingga ketika ditanya, siapa personil BVB yang paling kamu suka? Aku jawab, Andy Biersack dan Jake Pitts, padahal yang sebenernya aku suka itu Jinxx. Tapi bukan berarti aku cuma ngefans sama personilnya lho. Tetep, sebagai fans dari musisi, aku mencintai karya mereka.

Tapi jujur, aku nggak begitu suka sama style mereka pas jaman-jamannya album Set The World On Fire itu. Rada risih aja gitu ngeliat muka-muka cakep mereka ketutup sama make up yang berlebihan. Kalo make up nya kayak di video klip Knives and Pens dan Perfect Weapon mah masih mending. Untungnya pas ngeluarin album Wretched and Divine, style mereka nggak serame dulu lagi, walau kesan gelap masih nempel pada mereka. Oh ya, aku juga sempet kesel sama orang-orang yang nyama-nyain BVB dengan Kuburan Band karena mereka sama-sama 'mencoret-coret' muka. Yeee.. biar sama-sama nyoret-nyoret muka juga tetep aja beda.. :v



Lagu-lagu BVB adalah salah satu pembangkit semangatku. Kalo aku lagi nge-down, lagu BVB yang biasanya aku denger adalah Savior, Ritual, dan Knives and Pens. Aku suka lagu Savior dan Ritual karena menurutku dua lagu itu punya lirik yang bagus dan membangkitkan semangat. Selain itu, lagu Savior juga dinyanyikan Andy dengan emosional. Dulu, mataku suka berkaca-kaca kalo denger lagu itu saking terharunya. Sama seperti Savior, lagu Knives and Pens juga emosional. Selain itu lagu dan video klipnya juga punya kisah dibaliknya yang merupakan kisah masa lalu Andy dan kebetulan rada mirip juga dengan kisah masa laluku. Oh ya.. dulu, kalo lagi galau, aku paling suka dengerin lagu The Mortician's Daughter. Kan lagunya akustik gitu tuh. Aku suka ngebayangin Andy Biersack ada dihadapanku sambil main gitar dan bawain lagu itu. Mwahahaha.. *plak*

Part lirik yang paling aku suka dari lagu itu adalah, no dust will ever grow on this frame.. one million years I will say your name.. I LOVE YOU MORE THAN I CAN EVER SCREAM..
Awwwrrr.. sounds romantic gitu menurut aku.. (• ˆ⌣ˆ •) ♥

Berikut ini adalah Top 15 lagu Black Veil Brides favorit aku (tapi ini nggak diurutkan berdasarkan peringkat lho ya. coz aku rada susah nentuin peringkatnya) :
1.  Perfect Weapon
2.  Knives and Pens
3.  Sweet Blasphemy
4.  Carolyn
5.  Coffin
6.  In The End
7.  Wretched and Devine
8.  The Mortician's Daughter
9.  Set The World on Fire
10. Lost It All
11. The Legacy
12. Fallen Angels
13. Savior
14. Ritual
15. Rebel Yell
Well, aku berharap banget Black Veil Brides itu utuh sampe beberapa tahun kedepan. Kalo bisa sampe personilnya pada tua deh. Aku nggak mau BVB berakhir kayak MCR. Belum juga aku dapet kesempatan nonton konser mereka atau ketemu mereka langsung, mereka udah bubar duluan. Sedih. Ya iya, aku tau.. Harapan untuk nonton langsung konser mereka, apalagi ketemu langsung sama mereka itu mustahil banget buatku. Buat nonton konser dan ketemu langsung sama Nidji aja belom kesampean dari dulu sampe sekarang. Padahal mereka dari dalem negeri lho.. apalagi nonton konser dan ketemu langsung sama idola dari luar.. (⌣́_⌣̀)


Sayangnya penggemar BVB itu masih minim di Indonesia. Jadi rada susah gitu deh buat nyari temen yang bisa sharing segala-gala tentang mereka. Aku juga susah buat nemuin barang-barang yang berbau BVB kayak kaos, poster, jaket, wristband, de el el. Makanya sampe sekarang aku belom punya satupun dari barang-barang itu. Setiap kali aku nyari barang-barang itu di lapak-lapak yang jual merchandise band, yang aku temuin malah Avenged Sevenfold lagi, Avenged Sevenfold lagi.. Jujur, aku bosen liatnya. Yah, bukan berarti aku benci atau nggak suka sama Avenged Sevenfold, toh lagu Avenged Sevenfold cukup banyak kok di playlist-ku. Aku cuma bosen aja, coz cuma band itu-itu aja yang aku temuin. Padahal Black Veil Brides nggak kalah bagus kok dari Avenged Sevenfold.

Aku tuh pengen banget punya jaket kulit dengan logo BVB kayak yang dipake cewek di film Legion Of The Black. Yang belum nonton full filmnya, bisa download disini Free Download Legion Of The Black Full Movie. Itu keren banget jaketnyaaa..!! Mupeng liatnya. Kalungnya juga bagus. Pengeeeenn banget! Tapi aku masih penasaran, logo BVB yang berbentuk bintang itu termasuk pentagram bukan yak? (o.O)

BTW, aku baru nyadar kalo ini udah tengah malem, dan aku masih nge-play musik pake speaker, dengan volume keras pula dari tadi. Padahal orang-orang rumah dan tetangga sekitar udah pada tidur. Hahaha.. parah.. :P




Sabtu, 09 Februari 2013

Makna Dibalik Lagu-Lagu Black Veil Brides

Ini dia makna dibalik beberapa lagu kerennya Black Veil Brides!

Coffin :
Lagu ini menceritakan tentang orang lain yang menjatuhkan kita dan menganggap kita gak berguna atau bukan apa-apa

The Mortician's Daughter :
Ini menceritakan tentang Andy dan mantan pacarnya, Scout Taylor Compton. Scout itu selingkuh. Andy mengaku bahwa dulu ia selalu menangis ketika menyanyikan lagu ini

The Legacy :
Sebuah warisan yang sangat berarti bisa datang dengan kerja keras. Walaupun kita bukan siapa-siapa, kita nantinya tetap bisa dikenang orang akan sesuatu yang telah kita lakukan jika kita melakukannya dengan kerja keras dan komitmen.
Lagu ini juga menyebutkan bahwa, “no one can tell you who you are”, yang memiliki makna bahwa orang lain tidak menentukan jati diri kita selain diri kita sendiri, sehingga apa yang kita lakukan harus berasal dari hati kita masing-masing, jangan karena paksaan, mengikuti trend, atau karena kita minder.

Rebel Love Song :
Lagu ini berisi tentang pasangan yang tidak peduli dengan sekitarnya. Mereka akan melakukan yang ingin mereka lakukan. Tidak ada yang bisa menghentikan mereka dan mereka tidak akan mengubah pikiran mereka

Carolyn :
Lagu ini menceritakan tentang ibunya Jake yang sakit parah. Tentang perasaan Jake yang saat itu nggak bisa berbuat apa-apa buat nolong ibunya selain terus berada disampingnya.

Die For You :
Simple. Ini cerita tentang pengabdian seseorang. Ada begitu banyak hal dalam hidup seseorang yang membuat mereka mengabdikan diri pada sesuatu/seseorang.
Dan kalo kamu nggak siap mati untuk apa yang kamu sukai, kamu nggak bisa membuktikan kalo kamu emang benar-benar serius mengabdi.

Set The World On Fire :
Lagu ini menceritakan perjuangan hidup. Saat dimana seluruh dunia seakan-akan menghalangi dan menentangmu, kamu harus tetap berjuang. Lakukan apa yang kamu inginkan dan jangan takut pada apapun atau siapapun.

Youth and Whiskey :
Tentang menikmati hidup, bersenang-senang sambil belajar tentang kehidupan dengan caramu sendiri. Melakukan apapun yang kamu mau, dan nggak peduli dengan omongan-omongan orang lain dan mempunyai teman-teman yang selalu ada buat kamu.

Love Isn't Always Fair :
Dalam kehidupan, orang kadang mengagung-agungkan hubungannya dengan seseorang. Setiap kali kamu ngedapetin seseorang yang kamu suka, pasti ada pikiran, "Nah sekarang saya udah milikin dia. kayaknya saya nggak tahu apa saya akan terus menginginkannya lagi atau nggak."
Menurut Andy Itu adalah sesuatu yang kita semua sesalkan dalam hidup dan emosi dasar yang kita semua miliki.

Savior :
Lagu itu khusus ditujukan Andy untuk para BVB army-nya, bahwa ia akan selalu memberi mereka support dengan lagu-lagunya. Makanya para BVB army selalu bilang kalau BVB menyelamatkan hidup mereka. Tapi tetep aja penyelamat utama hidup kita itu Tuhan, bukan mereka. Bener toh?

Ritual :
Ritual itu kan hal-hal yang dilakukan berulang-ulang, sesuai kebiasaan kita.
Misalnya ritual para pekerja, mereka bangun di pagi hari dan mereka memakai jas dan dasi mereka, atau mereka memakai pakaian perawat mereka atau memakai make-up setiap hari. Kita memiliki ritual itu, hal yang kita lakukan untuk membuat kita merasa nyaman. Dan ritual BVB ada di dalam liriknya, “sing for what you feel inside. becoming one with our ritual. singing songs of the old days. try to remember what’s gone by. stronger in new ways. don’t care what they say. this is your life..”
Well, itu cuplikan lirik lagu Ritual yang paling aku suka :D

God Bless You :
Kita semua pasti bertemu banyak orang dalam hidup kita, dan beberapa dari mereka ada yang berpura-pura menjadi teman kita sampai mereka menunjukkan sosok asli mereka. Dan saat itu terjadi, satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah mengatakan, “Oke, baiklah. GBU! Lakukanlah apa yang Anda inginkan dalam hidup, tetapi jangan libatkan saya di dalamnya,” dan kemudian berjalan pergi meninggalkan mereka.

A Devil For Me :
Tentang orang-orang yang mengaku menjadi hal-hal tertentu yang kenyataannya mereka tidak. Hal-hal yang akhirnya menyakiti kita, dengan apa yang mereka lakukan di dalam hidup kita. Dan tidak ada yang dapat kita lakukan tentang hal itu. Bahkan jika hal itu tidak jadi masalah buat mereka, atau apa yang mereka lakukan tidak menyakiti mereka. Itu tetap menyakitkan kita.

Perfect Weapon :
Menceritakan tentang orang-orang yang mempermasalahkan bagaimana cara kita berpakaian, atau apa yang kita dengarkan atau cara kita bersikap. Dan mengganggu kita, hanyalah yang mereka semua dapat lakukan.
Mereka sebenarnya bisa meninggalkan kita sendirian dan pergi melakukan sesuatu yang dapat mereka lakukan, yang lebih berguna.

Sweet Blasphemy :
Sebenarnya arti kata blasphemy itu penghujatan. Dan blasphemy itu berarti kita tidak menghormati Tuhan.
Tapi itu pendapat orang yang nggak benar-benar memahami/meresapi apa arti sebenarnya yang ada di dalam lagu ini. Dan arti yang sebenarnya adalah tentang berada di atas kerumunan dan jangan pedulikan hinaan apapun yang mereka lontarkan padamu. Kamu hanya perlu menjadi diri sendiri. “We are young and we are strong. Through strength in self we become something more than they can be..”

Resurrect The Sun :
Dalam interview-nya, Andy berkata bahwa banyak orang yang berkata padanya kalau dia tidak bisa apa-apa. Dan bahkan Andy pernah mendapat manager yang merendahkannya. Manager Andy berkata pada Andy kalau BVB tidak akan bisa sukses, tidak diakui dan tidak akan pernah menjadi apa-apa. Tetapi Andy tidak peduli. Andy tidak pernah percaya kalau dia tidak bisa apa-apa. "I can do every hell I want to do!"
Dia tetap maju dan membuktikan kalau dia bisa. Jika kamu bisa mencurahkan dirimu sepenuhnya pada sesuatu, perkataan orang lain yang merendahkan dan menyakitkan tidak akan bisa mempengaruhimu.
Jika kamu sepenuhnya percaya pada sesuatu, kamu melakukan sesuatu yang sulit bagimu dan saat kamu mencurahkan dirimu sepenuhnya, maka apa yang orang lain katakan bahwa kamu tidak bisa, itu salah.

Nobody's Hero :
Di interview-nya, Andy berkata bahwa awal dari BVB ada adalah untuk menciptakan sesuatu untuk komunitas orang yang merasa dibedakan/diasingkan, untuk menolong mereka. Tetapi terkadang mereka sering disalah artikan, karena BVB tidak bisa sepenuhnya dapat ada dan menolong. Andy sebagaipria berusia 22 tahun tidak punya kemampuan penuh untuk selalu mengerti dan menolong masalah mereka. Yang bisa dikatakan Andy adalah bahwa ia benar-benar peduli dari dalam hati tapi ia tidak mempunyai sesuatu "alat" untuk memperbaiki masalah-masalah itu. BVB hanyalah lima orang pria biasa, manusia biasa, bukan Tuhan atau penyelamat atau pahlawan super. Tapi mereka hanyalah manusia dalam komunitas sama yang pernah mengalami masalah yang sama dan berharap dapat menyatu bersama-sama.

Lost It All :
Kamu tahu ketika seseorang datang padamu dan mereka mencoba untuk menghiburmu dan kau merasa kesal padanya karena melakukan itu padahal saat itu kau sedang ingin tenggelam dalam emosimu. Lagu ini tentang perasaan itu. Terkadang, boleh kita merasa sedikit tersesat dan merasa down. Selama kamu nggak berada dalam emosi yang terlalu kelam yang membuatmu ingin mengakhiri hidup. Andy berpikir kalau sangat penting untuk lebih "meng-explore" perasaan itu. Semua orang mengalami itu dan kadang-kadang semua orang juga mengalami rasa ingin sendirian. Kamu nggak perlu harus selalu menjadi berani. Kita sering memaksa untuk "bangkit" saat kita terjatuh atau merasa tertekan, tapi kadang kita perlu merasakan emosi negatif (galau kalau bahasa jaman sekarang ya) itu dan rasakan saja emosi itu sambil bersabar sampai kau merasa siap untuk keluar dari emosi itu lalu bangkit.

In The End :
Andy menulis lagu ini tidak lama setelah kematian kakeknya. Saat Andy berada di pemakaman, dia sedang membaca buku di gereja dan saat itu orang-orang sedang berbicara tentang kakeknya yang sekarang berada di surga. Andy sebagai seorang yang nggak percaya akan kehidupan lain setelah kematian, saat itu Andy berharap dari semua hal yang ia bisa percayai kakeknya berada di surga. Mendengar pembicaraan keluarganya, ia berpikir ulang tentang seperti apa surga itu sebenarnya.
"Semua orang berkumpul dan membicarakan tentang betapa luar biasa kakek dan perasaan yang datang padaku adalah, jika surga benar ada, itu pasti tentang bagaimana kita menjalani hidup dengan sesama, dan hal-hal yang kita lakukan dalam kehidupan kita membawa pengaruh positif pada orang lain. Rasa takut akan kematian hilang begitu saja karena kau tahu bahwa kau akan terus hidup dalam hati dan pikiran orang-orang yang peduli padamu," kata Andy. Bagi Andy, berjuang untuk surga adalah tentang berjuang untuk menjadi orang baik dalam waktu diberikan dalam hidupnya di Bumi ini.

New Years Day :
Kematian dan perayaan, dan perayaan dalam kematian. Ketika seseorang meninggal, akan diadakan perayaan dan pastinya di pemakaman. Dan dalam film Legion Of The Black, ada seorang yang mati. The Wild Ones dan The Rebels merasa kehilangan dan berduka, tetapi kemudian mereka bangkit lagi. Pesan dari lagu ini adalah saat kita merasa tersesat, terjebak, atau merasa hidup ini kelam, bangkitlah dan buka lembaran baru hidupmu dan buatlah sesuatu yang "besar" dalam hidupmu.

Done For You :
Ini adalah sebuah lagu cinta. Semua orang pernah melakukan sesuatu untuk orang lain. Entah itu kekasih, teman atau keluarga. Kau melakukan apapun untuk orang-orang yang kau pedulikan, tanpa memikirkan balasannya karena kau tahu semua akan ada timbbal baliknya. Keinginan untuk mencurahkan diri dan melakukan sesuatu pada orang lain. It's all done for you

Shadows Die :
Lagu ini menceritakan tentang dimana perang terjadi. Lagu ini mewakili dimana The Wild Ones berjuang melawan F.E.A.R

I am Bulletproof :
Andy berkata dalam interview-nya bahwa lagu ini mewakili leader dari The Wild Ones, yaitu mewakili karakter The Prophet. Bisa dilihat dalam liriknya yang menceritakan tentang kita yang menunjukkan diri, "this is our time...", berjuang dan berkata inilah kita


Selasa, 29 Januari 2013 5 komentar

Profil Member Black Veil Brides

WARNING!
Kalo mau copy-paste, tolong cantumin link sumber atau nama blog ini ya.
Thank you :)

Well, kayaknya aku telat memposting ini. Harusnya aku posting ini sejak awal-awal ngefans sama Black Veil Brides. Tapi yah.. whatever. Ini mah cuman buat tambahan info bagi yang belom tau dan pengen tau informasi mengenai personil BVB lebih banyak. Yang udah tau, ya udah. Hahaha.. Check this out!
*now playing : Black Veil Brides all playlist*



Andy Biersack
Andrew Dennis Biersack, atau Andy Biersack lahir pada 26 Desember 1990 di Milwaukee, Wisconsin. Ia merupakan anak satu-satunya dari pasangan Chris Biersack dan Amy. Ia dibesarkan disebuah rumah Katholik Roma, namun ia memutuskan untuk tidak mengikuti ajaran itu. Walau ia sering mengenakan kalung dan anting berbentuk salib, namun sebenarnya ia menganut Atheis.
Frontman Black Veil Brides ini merupakan personil yang paling muda dan satu-satunya personil asli yang masih bertahan dalam grup itu.
Ketika sekolah, Andy masuk jurusan The Creative and Performing Arts. Andy pindah ke Cincinnati, Ohio ketika ia masih duduk dikelas 6 SD. Pada tahun 2005, ia pindah ke Burbank, California untuk memulai akting. Ia telah membintangi beberapa buah iklan, diantaranya adalah Montana Meth dan AT & T. Satu tahun kemudian, ia kembali ke Cincinnati untuk memulai Black Veil Brides. Dulu ia terkenal dengan nama Andy Six sebagai nama bekennya. Ia menggunakan kata 'six' dibelakang namanya, karena bagi dia, enam (six) adalah angka keberuntungannya. Namun kini ia memutuskan untuk menggunakan nama keluarganya, Andy Biersack, coz banyak yang salah dalam mengeja nama belakangnya itu dengan double X (jadi Andy Sixx). Andy memiliki tinggi badan 6 kaki, 2 inci.. atau sekitar 188 cm. Ketika masih kecil, ia mengalami overweight. Banyak orang yang menganggapnya aneh. Mereka sering mengejeknya dengan sebutan "emo" dan "homo" dan memerintahnya untuk bunuh diri aja. Ketika berumur 13 tahun, Andy memutuskan untuk mengurangi berat badannya.
Di umurnya yang ke 14 tahun, Andy memulai karier bermusiknya. Ia mendirikan sebuah grup band yang ia dirikan bersama teman-temannya. Grup itu diberi nama Biersack. Mereka membawakan lagu-lagu milik Alkaline Trio dan The Misfits. Keduanya adalah grup band favorit Andy.
Pada tahun 2006, Andy mendirikan Black Veil Brides yang mengeluarkan debut albumnya pada tahun 2010. Salah satu video klip mereka yang berjudul Knives and Pens diambil dari kisah masa kecil Andy. Cowok dalam video klip itu menggambarkan Andy sendiri. Video itu mengambil setting sekolah. Poster "fag" dan "emo" yang ditempel di loker itu bener-bener terjadi pada Andy di masa lalunya. Well, mungkin sulit bagi Andy untuk mengenang kejadian pahit dimasa kecilnya. Aku bisa bayangin gimana perasaannya.
Selain menyanyi dan berakting, ia juga dapat bermain bass dan olahraga hockey. Ia juga sering menulis puisi dan sangat menyayangi binatang. Andy punya kebiasaan aneh yaitu menatap matanya sendiri di cermin dan mencoba untuk menghipnotis dirinya sendiri. Untuk fakta Andy Biersack yang lainnya bisa dilihat disini.
Oh ya, kayaknya unbelievable banget yak kalo Andy yang dulunya overweight bisa sekurus sekarang. Awalnya aku kira dia beneran diet kertas, coz aku pernah ngeliat dia makan kertas di video interview dia bareng Brian Stars. Tapi ternyata bukan. Haha.. Dari informasi yang aku dapet sih katanya dia nggak makan apa-apa selain keju, permen dan daging babi asap. Entahlah.

Follow Andy Biersack on Twitter : @AndyBVB
Like fanpage ini juga : www.facebook.com/AndyBiersackAndJamesCheal



Jake Pitts
Jacob Mark Pitts, atau Jake Pitts lahir di Boise, Idaho pada tanggal 21 Agustus 1985. Ia adalah gitaris dan penulis lagu di Black Veil Brides. Ia juga merupakan produser dan insinyur. Jake sekolah di Los Angeles According School dan lulus dengan gelar Audio Engineering. Pada hari ulang tahunnya yang ke-10, ayah Jake membelikan sebuah gitar akustik untuknya. Namun Jake hanya memainkannya dalam beberapa hari saja, kemudian menyimpannya di lemari dan nggak pernah memainkannya hingga tiga tahun kemudian. Tiga tahun kemudian, ia mulai mendengarkan lagu-lagu Metallica. Dan saat itulah ia mulai tertarik pada gitar. Ia belajar musik dan teori harmoni dari ibunya yang merupakan seorang pianis klasik dan komposer. Ia memainkan gitar pemberian ayahnya setiap hari sampai ayahnya melihat keseriusannya. Pada hari natal, Jake mendapat hadiah berupa pelatihan bermain gitar. Namun pelatihan itu hanya berlangsung selama empat bulan sebelum akhirnya ia memutuskan untuk belajar sendiri. Jake berkata pada ayahnya bahwa ia ingin menabung dan membeli sebuah gitar elektrik suatu hari nanti. Hal itu membuat ayahnya bangga dan mendukungnya. Selain dapat bermain gitar, Jake juga dapat bermain drum dan skateboarding. Ia menulis semua instrumen drum dalam album pertama mereka, We Stitch These Wounds. Jake mengambil inspirasi dalam menulis lagu untuk Black Veil Brides dari pengalaman masa kecilnya dan beberapa hal yang terjadi dalam hidupnya.
Jake tumbuh dewasa dengan mendengarkan banyak musik dari apa yang ayahnya dengarkan, seperti Metallica, Guns n Roses, Motley Crue, The Scorpios, Van Hallen, dan band-band sejenis lainnya.
Jake Pitts menyukai warna hijau muda dan hitam. Buku favoritnya adalah The Dirt. Film favoritnya adalah Happy Gilmore. Makanan favoritnya yaitu sushi dan pizza. Ia juga menyukai es krim rasa Oreo mint. Oh ya, meskipun Jake terkenal charming, tapi katanya dia ini punya kebiasaan buruk, yaitu buang angin alias kentut disembarang tempat. Hahaha..

Follow Jake Pitts on Twitter : @JakePittsBVB



Jinxx
Jeremy Miles Ferguson, atau Jinxx lahir di Webster City, Iowa pada tanggal 7 Januari 1981. Ia adalah gitaris, pemain biola, dan pianis di Black Veil Brides. Jinxx mendapatkan gitar pertamanya ketika usianya masih dua tahun, dan mulai bermain live shows bersama ayahnya di umur delapan tahun. Jinxx terinfluens oleh musik dan komposer klasik seperti Bach dan Beethoven. Album pertama yang dia miliki adalah album keempat milik Metallica. Sebelum bersama Black Veil Brides, ia pernah menjadi anggota band The Dreaming, Amen, dan The Drastics. Diantara personil BVB, Jinxx adalah member yang paling kalem, tenang, dan melankolis. Jinxx sering menghabiskan waktu sendirian di pinggir danau kalo jadwal tour BVB lagi nggak padat. Katanya dia sering merenungi setiap kejadian yang terjadi di masa hidupnya.
Jinxx menikah dengan Sammi Doll pada tanggal 20 Oktober 2012 lalu.

Follow Jinxx on Twitter : @JinxxBVB




Ashley Purdy
Ashley Purdy lahir di Missouri pada tanggal 28 Januari 1984. Ia memegang posisi sebagai pemain bass dan backing vocal di Black Veil Brides. Ia juga merupakan seorang desainer grafis bersertifikat. Ash suka bersosialisasi, tapi agak pemalu. Menurut Jake, Ash adalah member paling girly di Black Veil Brides. Dan diantara para member Black Veil Brides cuma dia yang nggak merokok. Kereeeenn..
Menurut Andy, Ash bisa menceramahi rekan-rekan satu band nya selama berjam-jam karena kebiasaan mereka yang nggak bisa melewatkan satu hari pun tanpa menghisap paling nggak satu batang rokok.
Katanya lagi, dia lebih cerewet daripada induk ayam yang meu bertelur kalo udah menyangkut masalah rokok. Makanya para member BVB nggak berani ngerokok kalo didepan Ash. Haha..
Oh ya, kalo lagi bosan, Ashley sering menghabiskan waktu dengan bermain lego bersama Jake.

Follow Ashley Purdy on Twitter : @AshleyPurdy





Christian Coma
Christian Coma, atau CC lahir pada 21 April 1985 di Los Angeles, California. Ia menggantikan posisi Sandra Alvarenga sebagai drummer Black Veil Brides pada tahun 2010. CC sudah bermain drum selama lebih dari 17 tahun dan sudah mulai bermain band sejak SMA. CC memulai karier bermusiknya sebagai drummer jazz. Dia menyukai musik jazz, trance, electro, dan rap. Pengaruh terbesarnya dalam bermusik adalah Pendulum, Deadmau5, As I Lay Dying, In Flames, dan Rise Against. CC menyukai warna hijau, dan minuman favoritnya adalah Wild Cherry Pepsi. Selama waktu luangnya, CC suka pergi ke pantai, menghabiskan waktu bersama teman-temannya, dan menonton acara TV favoritnya seperti Family Guy, Entourage, Curb Your Enthusiasm, dan masih banyak lagi. Sama kayak Jake, CC punya kebiasaan buruk buang angin di sembarang tempat. Dia juga suka tidur telanjang. Katanya nih, semua member Black Veil Brides pernah melihat tubuh telanjangnya!

Follow CC on Twitter : @ccbvb



*dari berbagai sumber*

Kamis, 24 Januari 2013 2 komentar

Tentang Legion Of The Black

Udah tau album barunya Black Veil Brides?
Yep, Wretched And Divine : The Story Of The Wild Ones! Album yang rilis tanggal 8 Januari 2013 ini berisi 19 track. Udah pada denger belum? Well.. untuk BVB army yang nggak bisa beli album aslinya (secara album mereka nggak dijual di Indo), kita bisa dengerin dan download semua lagu di album ini di www.mp3boo.com

Aku udah download satu album, dan... hmm.. nggak mengecewakan. They're as awesome as always.

Selain In The End, aku paling suka lagu Lost It All dan Wretched And Divine. Keren banget. Apalagi di lagu Lost It All, suaranya si Andy seksi banget. Trus kayak menghayati gitu nyanyinya. Apa karena di lagu itu dia featuring sama ceweknya yak.. si Juliet Simms? Haha.. Iya kayaknya mah.. :P

Lima hari yang lalu aku nge-cek Youtube. Aku pengen nge-cek apakah ada video klip terbaru dari BVB selain In The End. Eh, aku malah dapet potongan film Legion of the Black, yang merupakan film yang diadaptasi dari album terbaru mereka ini. AKu langsung download deh tuh. Kebetulan beberapa hari sebelum aku nemuin video itu di Youtube, tepatnya tanggal 6 Januari lalu, aku emang udah dibikin penasaran sama film itu gara-gara aku ngebaca Twit dari seorang BVB army yang di-retweet sama Andy seputar film itu. Aku penasaran, apakah di film itu Andy bakal beradu akting sama para personil BVB lainnya?

Setelah download, aku langsung nonton potongan film itu. Durasinya cuman 15 menit, itu baru part satu doang. Ternyata dugaan aku salah. Disitu para personil BVB nggak beradu akting. Nggak ada dialog. Filmnya lebih mirip kayak video klip dalam satu album yang disatuin jadi sebuah film. Berhubung aku belom nonton film ini secara keseluruhan , so aku belom begitu ngerti film ini menceritakan tentang apa. Dari potongan film yang aku download sih menceritakan tentang seorang cewek yang ngefans banget sama BVB, tapi nggak ada satupun orang yang ngertiin dia, sampe-sampe dia dimasukkin ke rumah sakit jiwa sama orangtuanya. Sebatas itu doang sih yang aku pahamin dari potongan film yang aku download itu.

Di film ini, Andy berperan sebagai The Prophet, Ashley sebagai The Deviant, Jinxx sebagai The Mystyc, Jake sebagai The Mourner, dan CC sebagai The Destroyer. Sedangkan cewek yang jadi pemeran utamanya itu namanya Alicia Vigil. Dia berperan sebagai Eve Black. Pas pertama kali aku ngeliat si Eve Black ini, aku pikir, "Ckckck.. ini cewek keren banget yak.."
Gayanya gothic banget. Udah gitu jaket BVB nyaaaaa.. keren banget. Aku jatuh cinta sama jaketnya itu. Pengen.. :D

Selama nonton film ini, aku dibikin terkagum-kagum sama para personil BVB. Mereka cool banget, khususnya Andy dan Jinxx. Haha..
Nggak sabar deh pengen nonton kelanjutan filmnya. Kemaren aku nge-cek ke Youtube lagi buat nyari part Legion Of The Black yang lain. Ternyata part dua udah ada, tapi sayangnya nggak bisa ditonton. Videonya pake privasi! Aaaahh.. mengecewakan! Padahal udah banyak tuh para BVB army yang nungguin part dua dan part-part selanjutnya, termasuk aku, of course!
Haaahh.. itu artinya aku harus nunggu beberapa lama buat bisa nonton film ini secara keseluruhan. Yaaahh.. semoga aja part selanjutnya bisa cepet di-upload deh. Kalo bisa sih langsung satu film. Haha.. I can't wait for it.

***

Eh, barusan aku cek Youtube lagi. Maksudnya aku pengen nge-post link video Legion Of The Black part satu itu, sekalian nge-cek apakah part selanjutnya udah ada. Eh, ternyata video Legion Of The Black part satunya udah ngilang dan nggak bisa ditonton lagi. WTF!! Kalo gini, apa masih ada harapan buat nonton part selanjutnya? Ck.. sayang banget.. :'(
Minggu, 29 Juli 2012 1 komentar

Fakta Andy Biersack

WARNING!
Kalo mau copy-paste, tolong cantumin link sumber atau nama blog ini ya.
Thank you :)


Nama asli Andy Biersack (dulu biasa dikenal dengan nama Andy Six) adalah Andrew Dennis Biersack

Andy lahir di Winconsin, Milwaukee, AS pada tanggal 26 Desember 1990.
Namun ia pindah ke Cincinnati, Ohio ketika ia masih kelas 6 SD

Andy adalah anak tunggal dari pasangan bernama Amy dan Chris ‘Brock’ Biersack

Andy terlahir sebagai seorang umat kristiani. Ia dibesarkan di sebuah rumah Katholik Roma. Tapi setelah dewasa, ia memutuskan untuk menjadi seorang Atheis

Pada umur 14 tahun, Andy memiliki sebuah band yang diberi nama Biersack. Band ini banyak men-cover lagu-lagu milik Alkaline Trio dan The Misfits

Dulunya Andy Biersack adalah seorang model. Pada tahun 2005, ia pindah ke Burbank, California untuk memulai akting. Ia telah membintangi beberapa buah iklan, diantaranya adalah AT&T dan Montana Meth

Tahun 2006, ia kembali ke Cincinnati untuk memulai Black Veil Brides

Andy mendirikan Black Veil Brides pada tahun 2006. Band ini mengeluarkan debut albumnya pada tahun 2010

Black Veil Brides telah beberapa kali kehilangan personil dan berubah formasi. Andy adalah satu-satunya personil asli BVB yang masih bertahan

Selain menyanyi, Andy juga dapat bermain bass dan berakting. Ia juga ahli bermain hockey

6 adalah angka keberuntungan Andy Biersack. Itulah kenapa dia menyelipkan kata ‘Six’ dibelakang nama panggilannya. Banyak orang yang salah dalam mengeja namanya dengan double X. Maka sekarang ia memutuskan untuk menggunakan nama aslinya

Dennis Westower is Andy Biersack's pornstar name. Well, dia emang bukan bintang porno. Tapi dalam sebuah wawancara, dia mengatakan bahwa seandainya dia adalah seorang bintang porno, maka dia akan menggunakan nama itu

Warna mata Andy adalah biru

Warna favorit Andy Biersack adalah hitam dan merah

Andy Biersack sebenarnya berambut pirang

Rambut Andy sebenarnya agak ikal

Andy sering menulis puisi

Andy menderita ADD (Attention Deficiency Disorder)

Andy memiliki tinggi badan 6 kaki 2 inchi (sekitar 188 cm)

Ketika kecil, Andy mengalami kelebihan berat badan. Hal ini membuat ia dianggap aneh oleh teman-temannya. Pada umur 13 tahun, Andy memutuskan untuk mengurangi berat badannya

Ketika kecil, Andy juga sering dijuluki ‘emo’ dan ‘fag’ oleh teman-temannya

Video klip Knives And Pens adalah video klip yang memiliki arti penting. Video ini menggambarkan masa lalu Andy Biersack. Poster ‘fag’ dan ‘emo’ yang ditempel di loker sekolah dalam video klip itu benar-benar terjadi pada Andy di masa lalunya

Kebanyakan lagu yang dia ciptakan terinspirasi dari pengalamannya di-bully ketika dia masih kecil

Andy mengecat salah satu kuku di jari tangan kanannya dengan warna merah untuk memberinya kekuatan dan kepercayaan diri

Matt Good adalah teman baik Andy

Batman adalah tokoh favorit Andy

Andy mengidolakan Alkaline Trio

Andy memiliki tato Azrial Batman di lengan kanannya, sementara di lengan kirinya ia memiliki tato hati Alkaline Trio beserta inisial nama mantan pacarnya (Scout Taylor Compton), bunga prosesi pemakaman, dan tengkorak Misfits

Andy mendapatkan tato pertamanya diusia 15 tahun

Andy Biersack pernah menjalin asmara selama kurang lebih enam tahun dengan Scout Taylor Compton yang merupakan seorang aktris. Tahun 2010, Andy berkenalan dengan seorang model bernama Hanna Beth. Sejak itu, hubungan mereka semakin dekat.
Sebenarnya, sebelum Hanna berkenalan dengan Andy, ia telah memiliki pacar bernama Trace Cyrus. Kedekatan Hanna dan Andy diketahui oleh pacar Hanna. Hal ini membuat Hanna putus dengan pacarnya. Kedekatan Hanna dan Andy juga diketahui oleh Scout, dan akhirnya pada tahun 2010, Andy dan Scout mengakhiri hubungan mereka.
Hubungan Andy dan Hanna juga nggak berjalan lama. Mereka hanya menjalin hubungan selama tiga minggu.
Dan sekarang Andy Biersack berpacaran dengan Juliet Simms, vokalis Automatic Loveletter

Andy adalah penyayang binatang

Andy adalah seorang pecandu rokok, namun ia bukan pecandu narkoba.
Tapi dia (dan juga tiga personil BVB yang lain) nggak berani merokok didepan Ashley, karena Ashley akan menceramahi mereka habis-habisan

Kebiasaan aneh Andy yaitu menatap matanya sendiri didepan cermin dan mencoba menghipnotis dirinya sendiri (aku pernah ngelakuin ini beberapa kali, tapi nggak jadi kebiasaan juga kali.. haha.. koplak juga nih orang..)

Kalo soal makanan dan minuman, Andy suka strawberry milk, keju, egg nog, dan spicy pumpkin

Like this Facebook fanpage if you don't mind www.facebook.com/AndyBiersackAndJamesCheal. Thank you :)

*Dari berbagai sumber*
Kamis, 12 April 2012 0 komentar

Sweet Revenge

Udah dua tahun aku jadi penggemar dari grup band My Chemical Romance, dan lebih dari setengah tahun aku jadi penggemar Black Veil Brides. Well, kalo dipikir-pikir, aku dan idola-idolaku ini memiliki masa lalu yang nggak jauh berbeda.

Gerard, Frank, dan Ray. Sebelum mereka tergabung dalam My Chemical Romance, tepatnya saat mereka masih sekolah, orang-orang memandang mereka sebelah mata. Mereka selalu dikucilkan oleh teman-teman mereka. Orang-orang disekitar mereka memandang mereka sebagai orang-orang aneh dan menganggap mereka nggak ada.




Lain lagi dengan Black Veil Brides. Aku terpana waktu aku nonton video klip dari lagu mereka yang berjudul Knives and Pens. Lagu ini adalah salah satu lagu yang biasa aku dengerin sebagai pelampiasan perasaan hati yang kurang enak.
Waktu pertama kali aku denger lagu ini, kesan aku biasa aja, karena aku masih belum ngerti apa makna dibalik lagu ini. Tapi setelah aku nonton video klipnya, aku jadi ngerti.




Well, nonton video klip Knives and Pens bagaikan memutar memori tujuh tahun lalu.
Masa-masa dimana aku dikelilingi orang-orang yang aku sebut "teman", tapi mereka menganggap aku sebagai "mangsa". Masa-masa dimana aku menghadapi mimpi buruk yang pengen banget aku lupakan. masa-masa dimana aku merasa orang-orang disekitarku adalah monster mengerikan. Masa-masa dimana aku menganggap diriku sendiri berbeda dengan orang lain. Masa-masa dimana aku hanya bisa mencurahkan semua keluh kesahku kedalam tulisan (kalo yang ini, sampe sekarang masih sering aku lakuin).

Video klip Knives and Pens menceritakan seorang anak cowok yang sering jadi korban bully temen-temennya dan dia mencurahkan semua perasaannya kedalam tulisan. Well, sebuah video klip dan lagu yang sangat emosional. Uniknya, video klip ini ternyata merupakan gambaran masa lalu sang vokalis, Andy Biersack *aww.. I love him so much!*







Seperti yang aku bilang tadi. Aku dan mereka punya masa lalu yang kurang lebih sama. Aku inget gimana rasanya dipecundangi. Usiaku waktu itu masih sangat muda, 11 tahun. Bisa dibayangin kan gimana rasanya diperlakukan nggak baik di usia semuda itu? Bahkan perlakuan itu nggak hanya dilakukan secara fisik, tapi juga mental, sehingga saat itu aku merasa bahwa aku berbeda dengan mereka. Hey, aku bahkan nggak ngerti apa salahku sama mereka sampe-sampe mereka segitu jahatnya. Padahal selama ini aku selalu nganggep mereka semua temen aku. Mereka susah, aku bantu. Tapi apa balasannya? Salah nggak kalo aku sebut mereka nggak tau diri? Aku rasa mereka keracunan sinetron bertema pem-bully-an di tivi-tivi itu. That's it.

Well, sejak saat itulah aku yang pendiem jadi semakin pendiem. Aku jadi jarang keluar rumah. Rasanya nggak nyaman banget kalo ada di tempat rame. I dunno.. Belakangan ini aku menduga bahwa aku punya Social Anxiety. Aku nggak bisa bohong sih kalo aku benci temen-temen SD-ku. Enggak, nggak semuanya, hanya beberapa orang. Aku berharap aku nggak akan pernah bertemu mereka lagi selamanya.

Terkadang aku merasa menyesal, kenapa dulu aku cuma bisa diem dan nggak ngelawan mereka? Andai waktu bisa diputer lagi, aku pengen banget bilang ke mereka bahwa mereka tuh cuma bisa ngebacot dan berlaku kasar, tapi otak mereka kosong. Aku juga pengen banget bilang tepat didepan batang hidung mereka, "Hey, you don't even better than me!" Aku nggak habis pikir kenapa dulu aku begitu bodoh?

Sebenernya terlintas dipikiran aku buat balas dendam. Aku pengen banget nunjukin ke mereka bahwa aku bukan pecundang. Aku yakin dan percaya diri kok bahwa aku lebih baik dari mereka, dan mereka nggak lebih baik dari aku. Terbukti dari nilai-nilai akademik aku yang selalu ada diatas mereka (hey, mereka bahkan ngemis-ngemis minta bantuanku saat ujian sekolah!). Aku pengen ngelampiasin kebencian aku ke mereka. Tapi aku nggak mau melampiaskannya dengan ngelakuin hal-hal sadis.

Aku pengen kayak My Chemical Romance yang berjaya karena keinginan mereka untuk balas dendam. Aku juga pengen kayak Andy Biersack yang tetap berdiri meskipun dia punya masa lalu yang pahit. Aku merasa termotivasi. Aku pengen mengikuti jejak idola-idola aku yang bisa sukses dan menunjukkan kepada orang-orang yang dulu memandang mereka sebelah mata bahwa mereka bukanlah pecundang. Aku pengen nunjukin ke manusia-manusia itu kalo aku bukan pecundang. Aku pengen nunjukin bahwa aku lebih baik dari mereka. Yap, balas dendam yang positif, atau bisa juga disebut sweet revenge.
Well, mereka adalah motivator aku. Motivator yang memotivasi aku lewat karya mereka.


Total Tayangan Halaman

 
;