Selasa, 10 November 2015 3 komentar

Tentang DEATH NOTE SERIES dan KIMI TO BOKU

I’ve gotta say thanks yang kedua kalinya buat Kak Rico. Nggak tau kenapa aku ngerasa bahwa film, lagu, dan musisi yang dia rekomendasikan ke aku hampir nggak pernah salah.

Setelah nularin virus Captain Jack dan One Ok Rock ke aku beberapa tahun lalu, kali ini dia ngasih aku rekomen Death Note Series dan film pendek Kimi To Boku. Well, sebenernya ngasih rekomennya sih udah lumayan lama, hanya aja aku baru sempet nonton sekarang. Haha..

Kalo aja dia nggak pernah bilang bahwa Death Note itu ada versi series atau Japanese Drama-nya, mungkin sampe sekarang aku bakal hanya sebatas tau bahwa Death Note itu cuma terdiri dari serial anime dan live action movie doang. Gee! Dia nggak cuma ngasih rekomen, tapi link download videonya juga. Bisa didownload disini nih >> http://animagz.org/death-note-j-drama.xhtml

Karena keterbatasan waktu buat download, alhasil downloadnya jadi nyicil gitu deh. Awal-awalnya aku cuman sempet download delapan dari sebelas episode doang dan langsung aku simpen di netbook, hanya aja nggak langsung aku tonton, coz niatnya aku bakal nonton itu setelah semua episodenya lengkap aku download. Eh, nggak taunya episode-episode yang udah aku download itu malah ditonton adikku duluan. Deeeeyymm.. (-_-“)

Akhirnya pas waktu luang, aku nonton sambil download episode-episode yang tersisa. Nontonnya juga bareng sama adik sih, jadi seru. Setelah aku tonton, aku menyimpulkan bahwa Death Note Series ini berkiblat pada Death Note Anime, hanya aja emang terdapat cukup banyak perbedaan.

Di Death Note Series ini, Light Yagami (diperankan oleh Masataka Kubota) merupakan seorang mahasiswa yang memiliki pekerjaan paruh waktu di sebuah cafe dan mengidolakan sebuah idol group bernama IchigoBerry yang salahs atu membernya adalah Amane Misa. Geeezzz.. menggelikan nggak coba? Seorang Light Yagami yang selama ini aku kenal dengan kesan cool, gelap dan misterius, di Death Note Series ini dia layaknya seorang fans Jeketi48 yang bawa-bawa joystick ditengah para fans lainnya ketika idol group favorit mereka manggung (=__=’)
Dia juga nggak berambisi ngikutin ayahnya menjadi anggota kepolisian, melainkan lebih berambisi jadi PNS :v Selain itu, di Death Note Series ini ibu Light Yagami dikisahkan udah meninggal. Yang konyol adalah ketika Light dkk ngelakuin penyelidikan di perusahaan Yotsuba. Light sempet pura-pura jadi tukang make up artis gitu. Wakakakak.. konyol aja liat seorang Light Yagami nenteng-nenteng tas cewek dan bergaya kebanci-bancian kayak gitu :v

Ngomong-ngomong tentang Light Yagami, menurutku Masataka Kubota memerankannya dengan cukup baik. Ekspresi jahatnya dapet banget, sama kayak versi animenya. Hanya ajaaaa.. kok menurutku tampang dia agak-agak mirip Andika Kangen Band yaa (aku bilang ‘agak’ lho). Apalagi kalo dia senyum lebar, haisshh.. mirip banget (x_x) Untung aja suaranya nggak mirip juga. Am I the only one who thinks like this?

Beralih ke tokoh L (diperankan oleh Yamazaki Kento). Berbeda dengan L di Death Note Anime ataupun Death Note Live Action Movie yang sehari-harinya suka makan dan minum yang manis-manis, L versi Death Note Series ini lebih suka minum minuman jelly, dan justru nggak pernah keliatan makan. Dia juga angkuh dan sensitif banget. Orang yang mau masuk ke markasnya harus disemprot pake anti bakteri dulu. Selama di dalem markas pun dia pake sepatu, nggak nyeker kayak L yang selama ini kita kenal. Trus klo pakeannya kena kotoran dikit, dia pasti bakal langsung ganti baju. Oh ya, L disini juga lebih suka pake kemeja putih, bukan kaos kayak yang biasa dipake L versi anime dan live action. Selain itu, L versi Death Note Series nggak duduk jongkok ataupun megang sesuatu dengan jempol dan jari telunjuk doang.

Sementara itu, nggak banyak perubahan dari karakter Amane Misa (diperankan oleh Hinako Sano) dari Misa yang sebelum-sebelumnya. Hanya aja Misa dan Light di Death Note Series ini saling mengagumi. Misa mengagumi Light alias Kira karena udah ngebunuh kriminal yang ngebunuh keluarganya, sedangkan Light mengagumi Misa karena dia member IchigoBerry :v

Yang menarik adalah karakter Near (diperankan oleh Mio Yuki). Di Death Note Series ini, Near memiliki kepribadian ganda gitu deh. Ketika emosinya memuncak, dia bisa ‘berubah’ jadi Mello. Padahal di Death Note Anime, Near dan Mello adalah dua orang yang berbeda. Mello digambarkan  memiliki sifat keras kepala, ambisius, dan suka makan coklat. Near di Death Note Series ini cute banget. Sifat kekanak-kanakannya dapet banget :3

Huaahh.. pokoknya banyak deh perbedaan-perbedaan jalan cerita Death Note Series ini dengan Death Note di versi-versi sebelumnya. Ada tokoh yang harusnya mati tapi di Death Note Series ini nggak mati, dan sebaliknya. Tapi perbedaan ini justru bikin Death Note jadi lebih fresh dan nggak ngebosenin. Coba kalo jalan ceritanya sama banget, pasti jalan ceritanya jadi gampang banget ketebak dan nggak seru lagi.

Kelar nonton Death Note Series, menjelang tidur malam kemaren, aku nyempetin nonton Kimi To Boku versi live action. Kebetulan versi animenya belom sempet aku tonton. Hehe..

Kimi To Boku ini bercerita tentang persahabatan antara kucing dan manusia yang terjalin selama sepuluh tahun. Kisahnya mengharukan, memang. Bermula ketika seorang pemuda yang berambisi menjadi seorang komikus menemukan seekor kucing kecil berwarna abu-abu dan loreng hitam duduk sendirian di bangku taman sambil menatap langit malam yang dipenuhi bintang. Karena terpesona dengan kelucuan kucing itu, Si Pemuda membawa kucing yang tampak kelaparan itu ke tempat kost-nya dan merawatnya. Ia memberi nama kucing itu Gin’ougo. ‘Gin’ dari nama ‘Gin’ougo’ berasal dari kata ‘Ginkan’ (Bimasakti), karena ia menemukan kucing itu tepat di hari Tanabata (Festival Bintang). Setiap hari selama sepuluh tahun, mereka melewati hari bersama-sama, sampe akhirnya Gin’ougo sakit dan mati di pangkuan pemuda itu.

Konyolnya, belum seperempat bagian dari film itu yang kutonton, mataku udah basah duluan cuma karena ngeliat wujud kucingnya yang tini wini biti dan over-cute :’D Gimana nggak cute? American Short-hair gitu lho. Gendut lagi, masih tiga bulan pula umurnya. Kucing umur segitu kan lagi lucu-lucunya. Aku jadi inget Memphis—anak kucingku—coz mereka seumuran. Hahaha..
Dan menjelang ending story, tepatnya ketika Gin’ougo mengenang masa-masa pertamanya bareng pemuda itu, mataku banjir air mata. Rasanya nyesek banget cah..
Aku ngebayangin kalo hal itu terjadi sama Memphis atau Mutun. Well, walaupun mereka berdua bukan kucing ras kayak Gin’ougo, melainkan kucing kampung biasa sih (hanya aja emang bulu Mutun lebih tebal dan bulu ekornya lebih panjang).


Aku jadi penasaran sama Kimi To Boku versi animenya. Kira-kira bakal bikin nyesek juga nggak ya? :’3
Minggu, 08 November 2015 0 komentar

Hello, November

Well, aku tau ini udah terlalu telat buat menyambut bulan November dengan postingan ini. Aku nggak tau harus seneng atau gimana menyambut bulan November ini, bulan yang selalu jadi bulan favoritku. Senengnya kenapa? Ya itu tadi, karena bulan November adalah bulan yang paling aku sukai dari bulan-bulan lainnya dalam satu tahun, mengingat musim hujan biasanya dimulai pada bulan ini, musim yang paling membahagiakan buat seorang pluviophile sepertiku. Tapi aku nggak bisa boong sih, kalo bulan ini (bahkan sejak bulan lalu pun) aku dipaksa menelan cukup banyak kekecewaan.. mulai dari isu nggak enak tentang kampusku yang katanya bermasalah, juga kenyataan yang harus aku dan temen-temen seperjuangan terima bahwa wisuda kami diundur dan dilaksanain di Cirebon, nggak di Bandung seperti lulusan-lulusan sebelumnya.

Tadi pagi aku ke kampus, setelah beberapa hari sebelumnya aku dikirimin pesan broadcast via BBM dari dosen yang isinya undangan buat menghadiri sosialisasi teknis pelaksanaan wisuda. Sebelum ke kampus, aku sempet berharap kalo di kampus nanti aku bakal denger informasi bagus walau sebenernya aku yakin bahwa apa yang bakal aku denger justru sebaliknya. Aku juga berharap bisa seru-seruan lagi sama temen-temen. Kangen juga sama mereka.

Sesampainya disana, aku langsung masuk ke ruang dua, tempat dimana sosialisasi itu dilaksanain. Aku milih kursi di barisan paling depan, sendirian pula. Padahal biasanya aku lebih suka duduk di pojok, tapi karena Sherly duduk di deket-deket situ, aku nggak punya pilihan lain, karena kalo milih duduk di kursi lain aku pasti bakal ngebangke karena nggak ada temen ngobrol :’v

You know what? Baru masuk ruangan aja aku udah bisa ngebaca air muka Mr Rudi yang tampak tegang. Sedikitnya aku ngerti apa yang beliau rasain dan pikirkan. Nggak perlu disebut disini lah. Haha.. :v
Aku dan temen-temen sempet bete berat karena waktu dimulainya sosialisasi itu ngaret lumayan panjang. Harusnya dimulai jam sembilan pagi, tapi kenyataannya sosialisasi itu malah baru dimulai jam sepuluh lewat. Belum lagi kami harus terlebih dahulu menyimak siraman motivasi dulu dari pihak kampus pusat. Siraman motivasinya lamaaaa banget. Ketika adzan Dzuhur berkumandang, Branch Manager kampus baru menyampaikan informasi intinya. Ironisnya, penyampaian informasi inti itu justru singkat banget, nggak sampe sepuluh menit. Jadi tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk menyampaikan bahwa acara wisuda kami yang harusnya diselenggarakan tanggal 18 November ini diundur ke tanggal 12 Desember, dan menegaskan bahwa acara wisuda itu dilaksanakan di Cirebon, bukan di Bandung.

Rasanya kecewa. Kecewa banget. Lebih kecewa ketimbang saat aku mengetahui bahwa Yupi DinoLand yang tadinya berbobot 10 gram menyusut jadi 8,5 gram (=__=’)
Aku udah seneng bakal main lagi ke kota sejuk yang juga merupakan salah satu kota favoritku itu. Eh, malah batal. Diundur lagi.. (x__x’)

Dan rasa kecewaku nggak cuma sampe disitu. Keiginanku buat seru-seruan bareng temen-temen deket hari ini juga nggak terwujud. Tadi aku cuman ketemu Sherly doang, sementara Ayu, Fatimah, dan Desi nggak keliatan. Sooo, yea, jadi double mengecewakan.


Yah, harapanku sih, semoga kedepannya nggak ada PHP-PHP dan hal-hal mengecewakan lagi. Aku lelah (=__=’)
Sabtu, 17 Oktober 2015 12 komentar

First Story About Aku dan ONE OK ROCK

Ini pertama kalinya aku ngerasa jatuh cinta yang bener-bener dalem sama grup band Jepang. Well, emang sih jauh sebelum detik ini, aku pernah suka sama L’arc~en~Ciel yang aku kenal berkat sering dengerin acara Moshi-Moshi—acara belajar bahasa Jepang—di radio PRO-2 FM. Aku juga pernah suka sama The Gazette gara-gara baca postingan yang di-tag temen Facebook-ku tentang kisah tragis seorang gadis Jepang bernama Junko Furuta yang kisah tragisnya itu menjadi inspirasi pembuatan lagu Taion. Tapi sesuka-sukanya aku sama mereka, nggak ada satupun dari mereka yang bikin aku ngerasa 'ugh!', kayak ABG yang jatuh cinta tiap denger atau liat permainan musik mereka. Berbeda dengan rasa sukaku dengan band Jepang yang namanya udah berkibar selama sepuluh tahun ini.

ONE OK ROCK.


***


SEJARAH TERBENTUKNYA ONE OK ROCK

Empat sekawan—Toru, Ryota, Alex, dan Tomo atau Yuu—adalah teman satu sekolah di Horikoshi High School (Toru, Ryota, dan Yuu sekelas, sedangkan Alex adalah kakak kelas mereka). Setelah mereka memutuskan untuk membentuk One Ok Rock, pada bulan Mei 2005 Toru mengajak Taka untuk bergabung menjadi vokalis. Saat itu sebenernya Taka masih merupakan anggota dari band lain dan memiliki pekerjaan paruh waktu (Taka udah mulai bekerja sejak SMA). Toru datang ke live performance band Taka dan melihat Taka sebagai sosok yang paling memungkinkan untuk dijadikan vokalis dalam band-nya.

Suatu hari, Toru datang ke tempat kerja Taka dan mengajaknya untuk datang ke rehearsal (latihan) band-nya. Tapi karena Toru masih asing bagi Taka, Taka jadi ragu buat nerima ajakan Toru. Mendengar Taka menolak ajakannya, Toru bilang bahwa dia nggak akan pergi sebelum Taka janji buat datang ke rehearsal itu (wih, Toru maksa banget yak). Akhirnya karena Toru terus memaksanya (apalagi pake sok-sokan jadi konsumen dari tempat Taka bekerja), Taka datang juga ke studio. Ketika pertama kali bertemu Ryota, Alex, dan Yuu buat pertama kalinya, mereka sempat memandang Taka dengan aneh. Ryota bahkan sempet nggak mau ngobrol sama Taka karena takut (Taka terkenal badung dan emosian saat itu). Bwahaha..




Singkat cerita, akhirnya Taka menjadi vokalis tetap di One Ok Rock. Pada bulan Juli 2005, mereka tampil untuk pertama kalinya di NEW POWER GENERATION Vol. 3. Sayangnya, pada tahun 2006, Yuu—sang drummer—mengundurkan diri dari band karena orangtuanya nggak menyetujui hingga akhirnya ia memilih untuk menjadi aktor.
Untuk mengganti posisi drummer yang kosong, Tomoya bergabung menjadi supporting member. Di tahun yang sama pada tanggal 26 Juli, mereka merilis mini indie album pertama bertajuk ‘One Ok Rock’ yang akhirnya mengantarkan mereka untuk tampil di Mujintou Festival 2006. Tomoya secara resmi bergabung dengan One Ok Rock pada bulan April 2007, kemudian mereka merilis single pertama, ‘Naihi Shinsho’ sebagai major debut. Debut One Ok Rock dibawah naungan major label membuat mereka dapat tampil di berbagai festival musik rock. Bahkan dalam tour independent mereka, seperti di Zepp Tokyo Live House de el el, tiket mereka terjual habis dan berhasil membawa mereka ke acara-acara bergengsi lainnya.

Namun pada tanggal 5 April 2009, Alex—sang gitaris—ditangkap atas tuduhan pelecehan seksual di kereta Kanagawa. Insiden diselesaikan secara damai dan nggak sampe mengantarkan Alex ke pengadilan, namun akibat peristiwa itu, jadwal rilis single terbaru mereka, ‘Around the World Shonen’ dibatalkan, dan tour nasional yang udah dijadwalkan juga batal. Tanggal 13 Mei, Alex mengundurkan diri dari One Ok Rock dan hal ini memaksa empat member yang tersisa vakum selama enam bulan sampe akhirnya mereka melanjutkan kariernya di bulan September 2009 dengan formasi empat orang sampe sekarang.

Sebagai penanda kembalinya mereka ke dunia musik dan perbaikan image mereka, single ‘Kanzen Kankaku Dreamer’ dirilis pada tanggal 3 Februari 2010. Di bulan Agustus pada tahun yang sama, mereka kembali tampil di festival musik musim panas secara berturut-turut seperti Rock in Japan Festival, Summer Sonic, dan Monster baSH.

Oh ya, nama One Ok Rock berasal dari kata ‘one o’clock’ yaitu waktu dimulainya latihan band mereka (jam satu tepat) setiap akhir Minggu. Karena pengucapan ‘r’ dan ‘l’ bagi lidah orang Jepang itu hampir sama, mereka mengubah ‘o’clock’ menjadi ‘o’crock’ yang kemudian menjadi ‘ok rock’.

[Sumber : Kaskus, www.oneokrock-indonesia.blogspot.com *dengan perubahan seperlunya]


***

Mungkin aku nggak akan kenal One Ok Rock dan musik mereka kalo aja aku nggak kenal Rico—biasa aku panggil 'Kak Rico', yang waktu itu kukenal lewat Facebook—dan kalo aja dia nggak menyapaku hari itu..

Hari itu, Jum'at, 22 November 2013, Kak Rico mengirimiku sebuah private message di Facebook. Awalnya sedikit basa-basi gitu deh. Dia tanya apa aku inget dia atau enggak. Maklumlah, kami emang udah lumayan lama nggak berkomunikasi, apalagi dia ganti akun gitu deh gara-gara akun Facebook lamanya diblokir pihak Facebook atas tuduhan nama palsu bin alay. Bwahaha.. Tapi of course, aku masih inget dia. Yups, gimana aku bisa lupa sama orang yang sekitar tahun 2011 (atau 2012?) lalu pernah memperkenalkan aku sama beberapa lagu-lagunya Captain Jack, yang lagu Postcard Untuk Tuhan-nya masih ngena di hati sampe sekarang.

Dia bilang kalo saat itu dia lagi dalam perjalanan ke Jakarta buat nonton konser. Konser One Ok Rock, katanya. Yup, Minggu, tanggal 24 November 2013 itu adalah hari dimana One Ok Rock menggelar konsernya di Lapangan Parkir Kolam Renang Senayan. Aku yang waktu itu baru denger nama 'One Ok Rock', cuek bebek aja denger mereka mau konser. Waktu itu aku malah bilang ke Kak Rico, "Ya ampun.. Jauh-jauh cuman buat nonton konser doang?"
Beda kalo dengernya sekarang-sekarang.. Ada info One Ok Rock mau konser dan temenku mau nonton, aku pasti langsung excited disusul galau berkepanjangan karena nggak punya kesempatan buat nonton :'v

Sejak hari itu, selama beberapa hari kami saling kirim private message Facebook, sampe pada akhirnya tanggal 27-nya Kak Rico ngasih aku rekomen beberapa lagu One Ok Rock. Ada sembilan lagu yang direkomendasikan, yakni Kanzen Kankaku Dreamer, C.H.A.O.S.M.Y.T.H, No Scared, The Beginning, All Mine, Wherever You Are, Notes and Words, Clock Strikes, dan Pierce. Tapi aku baru sempet download dan denger lagu-lagu itu dua hari kemudian. You know what? Aku langsung sukaaaaa... Beberapa lagu aku puter berulang-ulang, khususnya Wherever You Are dan Notes And Words.

Kesan pertama yang aku dapet dari band ini adalah, mereka keren. Nggak cuma keren dari segi musiknya, tapi juga dari pengucapan lafal bahasa Inggris sang vokalis yang cukup baik. Itu pertama kalinya aku denger orang Jepang punya lafal bahasa Inggris sejelas itu. Ditambah lagi lirik-lirik lagunya yang mostly berbahasa Inggris. Aku yakin orang yang baru pertama kali denger lagu mereka yang full berbahasa Inggris, pasti nggak mengira bahwa mereka band Jepang, kecuali kalo si Taka ngucapin kata dalam bahasa Inggris yang didalamnya terdapat huruf konsonan yang bertemu huruf 'r' (misalnya 'cry', 'bright', 'from', 'dream', de el el), mungkin bakal kecium bau Jepangnya karena pengucapannya yang kedengeran cadel.

Kesan kedua, aku pikir mereka sedikit ter-influence sama band-band rock Amrik kayak You Me At Six, Good Charlotte, dan The Used deh. Coz pas pertama kali denger Kanzen Kankaku Dreamer, aku rada surprised pas denger ada part lagu yang mirip intro lagu If I Were In Your Shoes-nya You Me At Six. Lalu ada lagu No Scared yang mengingatkan aku sama lagu The River-nya Good Charlotte featuring M Shadows dan Synyster Gates. Beda lagi sama lagu Lost and Found. Lagu ini mengingatkan aku sama lagu Pretty Handsome Awkward-nya The Used.

Kesan ketiga, vokalisnya surprising. Kenapa surprising?
Well, mungkin setiap orang yang denger lagu tanpa mengetahui wajah penyanyinya bakal menciptakan sosok si penyanyi tersebut didalem pikirannya, didalem imajinasinya, mencoba menerka-nerka gimana tampang si penyanyi. Begitu juga aku. Aku nggak inget sih dulu imajinasiku tentang sosok si Taka itu kayak gimana, yang pasti aku nggak kebayang bahwa si penyanyi lagu Wherever You Are itu kayak gini..




Eh salah :v
Nih, aku kasih yang gantengan..


Oh, look at that beard! :3

Karena aku pikir seorang Takahiro Morita adalah sosok cowok yang nge-rock tapi manis :v
Lebih silly lagi pas aku pertama kali browsing di Google dengan keyword 'One Ok Rock', salah satu foto One Ok Rock yang muncul dan menarik perhatianku adalah foto ini..




Waktu itu aku pikir, deeeeyymm.. kok vokalisnya mirip Ian Kasela xD
Eh, pas browsing pake keyword 'Taka ONE OK ROCK', baru deh aku nyadar, ternyata beda jauh banget sama Ian Kasela. Nggak ada mirip-miripnya malah. Haha.. foto memang bisa menipu :v

Kesan keempat, band ini punya nama yang aneh. ONE OK ROCK, sebuah nama yang terdiri dari beberapa kata. Tapi nama ini susah banget diartikan. Beda sama band-band lain dengan nama serupa (terdiri dari beberapa kata) kayak Black Veil Brides yang berarti Kerudung Hitam Pengantin, Avenged Sevenfold yang berarti Balas Dendam Tujuh Kali Lipat, Simple Plan yang berarti Rencana Sederhana, de el el. Kalo aja nama ONE OK ROCK nggak ada sejarahnya, aku yakin kita bakal selalu dibingungkan dengan nama ini.

Dua tahun berlalu sejak hari itu, lagu-lagu One Ok Rock yang Kak Rico rekomendasikan masih sering aku play. Khususnya lagu Wherever You Are yang sejak pertama kali denger sampe sekarang masih suka bikin baper dan menempati posisi teratas di Most Played pemutar musik di hapeku. Gimana enggak? Lagu itu di-play hampir tiap hari lhoooo.. Hampir tiap hari, dan pake di-repeat juga. Jelas aja tuh lagu ada di posisi teratas. 

Beberapa lagunya udah aku hafal liriknya (hafal dengan sendirinya lho, bukan sengaja ngafalin), saking seringnya dengerin sambil nyanyi-nyanyi sendiri di kamar. Aku nggak pernah download lagu-lagu OOR yang lain selain lagu-lagu OOR yang direkomendasiin Kak Rico. Sekalinya nambah playlist lagu-lagu OOR, aku nyolong dari laptop pacarnya temen kampusku. Hahaha..

Lucunya, adikku ikut-ikutan suka sama One Ok Rock juga. Entah ngefans atau cuma menikmati musiknya aja, yang pasti aku seneng pas tau adikku ketularan suka, coz tadinya adikku suka protes kalo aku nge-play lagu mereka. Bilang lagunya berisik lah, lagunya aneh lah.. Eh, ternyata diem-diem dia nyolong MP3-MP3 One Ok Rock dari netbook-ku :v

Baru deh, sekitar sebulan yang lalu, aku mulai download lagu-lagu OOR lagi. Aku nemu banyak rekomen dari anak-anak Kaskus yang lagi bahas tentang lagu-lagu OOR di salah satu trit. Ada juga yang dapet dari salah satu temen BBM. Nah, salah satu lagu yang aku dapet dari hasil nge-stalk trit Kaskus itu adalah Be The Light. Baru aja download, lagu itu langsung nge-klop di kuping dan nyantol di hati. Pasalnya lagu itu masuk ke playlist-ku tepat ketika aku lagi down waktu itu. Liriknya ngena banget, serasa Taka ada disebelahku dan nyanyiin lagu itu khusus buat memotivasiku, walaupun sebenernya lagu itu ditujukan untuk para korban Tsunami yang melanda Jepang tahun 2011 lalu. [Hal ini udah aku ceritakan di blog tanggal 24 September, Be the Light, by One Ok Rock]

Sejak saat itulah aku jatuh cinta lagi sama band ini. Tapi kali ini jatuhnya lebih dalem. Ibaratnya sih kayak rasa sayang yang berkembang jadi cinta (halaahh..).
Aku jadi sering dengerin musik mereka. Tiap hari! Yak, tiap hari mereka jadi moodbooster-ku. Apalagi kalo udah denger lagu-lagu kayak Clock Strikes, Smells Like Ten Spirits, dan Crazy Botch, udah deh, pengennya jejingkrakan aja :'3

Lebih dahsyat lagi kalo dengerin lagunya sambil nonton video klip mereka. Haisshh.. I dunno, aku ngerasa mereka punya power yang bisa bikin suasana hati membaik dan semangat menggebu dua kali lipat. Ngeliat aksi Taka didepan kamera sometimes ngingetin aku sama Gerard Way. Nggak tau kenapa, aku ngerasa mereka punya bahasa tubuh dan mimik muka yang sama saat nyanyi.. sama-sama energetic, sama-sama petakilan, sama-sama ekspresif.. Hahaha.. iya nggak sih?
Bukan gara-gara mereka sama-sama lahir di bulan April kan? :p *apa hubungannya?* :v


Makanya belakangan ini suasana hatiku baik terus, kayak orang lagi kasmaran plus kebanyakan makan cokelat. Damn! Their musics give me too much endorphins, and I'm addicted!

Kadang juga mereka bikin aku ngakak-ngakak sendiri di kamar gara-gara nonton kompilasi video random mereka. Ada video pas Taka makan sambil ngomel-ngomel dalam kondisi mulut penuh makanan..





Aku nggak ngerti dengan apa yang diucapin Taka di video itu selain kata 'nande? (kenapa?)'. Aku pikir sih kayaknya dia ngomel-ngomel karena dia direkam diem-diem sama rekan satu band-nya, coz ekspresinya kayak yang kaget gitu pas liat kamera :v


Ada video pas Taka lagi ngelakuin Ice Bucket Challenge. Ekspresi kaget dan kedinginannya lucu banget di video itu :v






Ada juga juga video pas mereka konser sambil pake celana dalem doang (Ya ampun, Bang. Aurat! >_<). Well, untuk yang satu ini kayaknya nggak perlu aku kasih liat gambarnya mengingat ini salah satu bentuk pornografi :v Cukup bayangin aja Taka dan yang lainnya lari-lari dan ajrut-ajrutan sambil pake celana dalem di atas panggung, atau cari dan liat videonya sendiri di Youtube. Dosa tanggung sendiri yak.. :p

Untung aja ngeliat videonya pas aku udah browsing-browsing foto mereka (yang memperlihatkan pose-pose gila mereka). Coba kalo aku nonton video gila mereka setelah denger lagu Wherever You Are buat pertama kalinya, pasti rasanya bakal rada kaget karena seperti yang udah aku bilang sebelumnya bahwa saat itu aku berpikir bahwa Taka pastilah seorang sosok cowok yang nge-rock tapi manis, bukan sosok cowok segila itu :v

Oh ya, aku juga sempet nonton video mereka pas konser di Indonesia tahun 2013 lalu. Para penggemar One Ok Rock pasti tau deh kalo mereka sempet berkomunikasi sama penonton pake bahasa Indonesia. Nah, aku nonton part itu juga. Lucu aja gitu denger para personil One Ok Rock ngomong pake bahasa Indonesia. Seperti orang asing pada umumnya, mereka ngomong dengan intonasi dan pelafalan yang bikin senyum-senyum. Saking seringnya nonton, aku jadi hafal sama kata-kata apa yang mereka ucapin.

Ryota : "Apa kabar?! Gokil. Nama saya Ryota. Terima kasih sudah datang. Jakarta mantap!" *dehem-dehem sebentar, trus nyanyi sebaris lagu* "Indonesia.. tanah airku.. tanah tumpah darahku.."
Tomoya : "Selamat malam! Saya Tomoya. Saya suka bakmi. Saya cinta Indonesia. SAYA CINTA INDONESIA! Mudah-mudahan kami akan datang kembali. Terima kasih."
Toru : "Apa kabar?! Saya Toru. Akhirnya kami datang. Terimakasih sudah datang. Mari bersenang-senang. MARI BERSENANG-SENANG! Mari jadi gila. One more try. Mari jadi gila."
Taka : "Nama saya Taka. Saya senang datang ke Jakarta. Saya suka sekali nasi goreng. Saya cinta kalian. SAYA CINTA KALIAAAAN!!"

Lucu banget denger Ryota nyanyi lagu Indonesia Raya (walau cuma sebaris doang). Dan suara yang dia ambil rendah banget, jadi suaranya keteken gimana gitu. Hahaha..
Lucu juga pas Toru bilang, 'mari jadi gila!'. Ekspresi mukanya kayak yang bingung gitu. Sebenernya dia ngerti nggak dia ngomong apa? xD
Menurutku, diantara keempat personil One Ok Rock, Tomoya yang paling jelas pelafalan bahasa Indonesianya ^^
Sedangkan Taka yang paling lucu. Dia ngomong kalimat yang diatas tadi, tapi kedengerannya kayak ngomong gini, "Nama saya Taka. Saya senang KUTANG KU Jakarta. Saya suka sekali nasi goreng. Saya CINCANG kalian. Saya cinta KALITAAAAN!!" Wakakak.. xD Dear, Fans and Readers. Don't take it serious, please. I'm joking, OK? :p


Ngomong-ngomong tentang Taka, rasanya sulit buat percaya kalo dulunya dia adalah seorang anggota boyband. Hahaha..
Waktu pertama tau hal ini, rasanya geli banget ngebayangin Taka yang petakilan bersikap manis layaknya cowok boyband pada umumnya. Dan aku bener-bener bersyukur dia pernah kesandung skandal. Haha.. Kedengerannya kejem banget gitu yak, ada orang kesandung skandal, aku malah seneng. Iyalah, kalo dia nggak pernah kepergok merokok bareng cewek di atas ranjang waktu itu, Taka nggak bakal ada di One Ok Rock. Dia mungkin masih jadi 'Sekuntum Bunga', ngebawain lagu-lagu dengan melodi lembut dengan lirik yang manis, bukan 'Hot Rockstar' kayak sekarang. Sayang banget kan kalo Taka cuma ngeluarin suara merdunya tanpa ngeluarin teriakan garangnya seperti yang kita denger sekarang ^^

Selain ituu.. aku nggak pernah mengira bahwa dibalik tingkahnya yang gokil-gokil idiot dan lagu-lagu ciptaannya yang inspiratif, dia menyimpan masa lalu yang cukup kelam. Taka dan kedua adiknya (cowok semua) lahir di tengah-tengah keluarga yang kaya raya (karena kedua orangtuanya adalah penyanyi terkenal di Jepang). Namun kekayaan itu nggak lantas bikin dia bahagia. Keadaan keluarganya yang kurang harmonis (ayahnya keras dan otoriter), membuatnya nggak betah ada di rumah. Dia mengaku sering iri ngeliat keluarga temen-temennya yang hangat dan rukun. Hmm.. ngebayanginnya aja udah sedih ya. Dan kesedihan itu bisa aku rasain ketika aku nonton video konser mereka di Yokohama dimana waktu itu mereka bawain lagu Nobody's Home. Taka keliatan emosional banget waktu bawain lagu ini sehingga dia nggak bisa menyembunyikan matanya yang berkaca-kaca. Damn! It was so heartbreaking. Gimana enggak? Lagu ini emang ditulis sama Taka sendiri untuk menggambarkan keadaan keluarganya pada masa itu. 

Sama seperti kekagumanku sama Andy Biersack, vokalis Black Veil Brides, aku juga kagum dengan cara Taka bangkit dari keterpurukan dan menciptakan lagu-lagu dengan lirik yang sarat motivasi buat para penikmat musik mereka. Tapi kekagumanku sama Taka sebenernya udah dimulai jauh sebelum aku tau mengenai masa lalu Taka. Kekaguman itu dimulai ketika suatu hari aku nonton video live concert One Ok Rock di Youtube. Waktu itu aku nonton video mereka pas bawain lagu A Thousand Miles dan Wherever You Are di Stadium Yokohama, dimana si Taka keliatan sangat ganteng dan lebih rapi. Tapi bukan kegantengannya itu yang bikin aku kagum. Lantas apa?
Suaranya.

Itu pertama kalinya aku nonton video One Ok Rock. Video live performance pula. Dan baru kali itu aku denger vokalis band yang suaranya stabil diatas panggung. Dan suaranya tuh sama sekali nggak beda dengan rekaman album yang selama ini cuma aku denger di MP3 (begitu juga di video live performance pas mereka bawain lagu Nobody's Home yang aku ceritain diatas, suara Taka tetep stabil meskipun saat itu dia bener-bener emosional). Dari situ aku menarik kesimpulan bahwa Taka sangat layak diperhitungkan sebagai salah satu penyanyi terbaik. Ah, Toru.. Nggak salah kalo dia nunjuk Taka jadi vokalis. That's the best decision he has ever made! Mungkin itu juga yang menjadi alasan kenapa Taka sering diajak kolaborasi bareng musisi lain kayak Simple Plan di lagu Summer Paradise, Against The Current di lagu Dreaming Alone, Grown Kids di lagu Bottle Rocket, P.T.P di lagu Voice, dan bahkan Kellin Quinn (one of my favorite vocalists!) di lagu Paper Planes. Satu yang aku herankan, kenapa dia nggak terpikir buat berkolaborasi bareng adiknya ya?

Anyway, gara-gara aku interested sama all about Taka, aku jadi curious juga sama adiknya, Hiroki, yang merupakan vokalis di band My First Story. Sama kayak gimana aku tau nama Taka dan One Ok Rock, nama Hiro dan My First Story juga aku dapet dari rekomendasi Kak Rico di bulan yang sama, November 2013. Saat pertama kali aku liat foto-fotonya di Google, aku pikir dia dan Taka itu sodara kembar mengingat wajah mereka yang mirip banget dan suara mereka yang juga rada mirip (bedanya, suara Taka lebih lepas dan stabil). Dari segi penampilan, perbedaan mereka terletak pada style rambut. Saat itu Taka berambut shaggy, agak keriting, dan warnanya item, sementara Hiro berambut lurus dan putih (CAUTION! Bukan uban). Mereka jadi kayak yin-yang, item putih :v Selain itu, muka Hiro lebih cute, sedangkan Taka agak garang dan mesum. Mwehehe.. ^^v
Eh ternyata, mereka nggak kembar, melainkan cuma kakak-adik. Umur mereka juga selisihnya jauh. Taka lahir tahun 1988, sedangkan Hiro lahir tahun 1994 (widiih.. seumuran aku, haha..). Yah, kayaknya aku mulai jatuh cinta sama dua kakak beradik ini :3 So, aku pikir rasanya sayang banget kalo dua bersaudara yang sama-sama awesome ini nggak berkolaborasi. Sempet terpikir kalo mereka saling membenci satu sama lain (mengingat sangat jarang banget foto mereka berdua), tapi ketika melihat foto ini, pikiran bahwa mereka saling membenci hilang sudah..





Aku berharap suatu saat mereka bakal duet dan berada di atas panggung yang sama. Oh, it'd be a perfect duet, I guess :)









Well, lewat postingan ini, aku mau ngucapin.. THANKS TO KAK RICO FOR INTRODUCING ONE OK ROCK TO ME. ARIGATOU GOZAIMASHITAAAAA.. ^^
*Entah dia baca ini atau enggak* :


***


MY FAVORITE ONE OK ROCK'S SONGS

Dibawah ini adalah daftar lagu-lagu One Ok Rock terfavoritku yang ada di-playlist (karena masih ada lagu-lagu yang belum sempet didownload) dan ditulis NGGAK berdasarkan urutan :
  1. Wherever You Are
    Lagu One Ok Rock yang pertama kalinya mencuri hatiku, pertama kali aku hafal liriknya dan sampe sekarang masih ada di daftar most played di playlist. Haha.. Lagu ini pula yang pernah membuat aku terkesan dan berpikir, kok bisa ya band rock bikin lagu seromantis ini?
    Liriknya manis banget, karena memang lagu ini diciptain Taka buat temennya yang mau nikah. Lagu ini seperti ungkapan tulus seorang laki-laki kepada perempuan yang dicintainya. Manis emang, manis banget.. Tapi buat orang yang nggak punya pasangan, lagu ini bikin baper :')
  2. Notes and Words
    Lagu yang ngingetin aku sama musim hujan tahun 2014. Nggak tau kenapa. Hahaha.. Mungkin karena lagu ini pernah sering aku dengerin di musim hujan tahun lalu :3 Sebenernya aku masih bingung sih sama makna lagu ini. Analisaku pribadi sih, lagu ini menggambarkan kebimbangan seseorang buat menyatakan bahwa dirinya udah nggak nyaman lagi dengan pasangannya. But I dunno.. Ada yang punya interpretasi lain?
  3. All Mine
    Sama kayak lagu Notes and Words, lagu yang menggambarkan seseorang yang nggak bisa jauh dari orang yang disayangnya ini juga ngingetin aku sama musim hujan tahun lalu.
  4. The Beginning
    Demen banget sama Tomoya di lagu ini. Gebukan drumnya kurang ajar.
  5. Clock Strikes
    Awal dengerin lagu ini kesannya biasa aja. Pas aku resapi liriknya, aku mulai jatuh cinta. Dan pas nonton music video-nya, aku jatuh cinta lebih dalem. Bisa dibilang, MV Clock Strikes adalah MV One Ok Rock yang paling aku suka. MV-nya sederhana, tapi setiap member keliatan sangat berkarisma.
  6. Liar
    Lagunya, liriknya, musiknya, cara Taka membawakannya.. aku suka semuanya. Aku paling suka denger lagu ini pake earphone atau headset, karena dengan begitu disamping pembawaan Taka yang emosional, bakal kedengeran jelas gebukan drum Tomoya dan permainan gitar Toru yang bikin kesan 'marah' di lagu ini makin menonjol. Anyway, apa cuma aku yang berpendapat kalo di-part "Hey, liar.. Hey, liar.." suara Taka mirip suara Chester Bennington LINKIN PARK?
  7. Smells Like Teen Spirit
    Penggemar musik rock pasti nggak asing deh dengan lagu ini. Yups, lagu yang mendapat predikat sebagai 'the most iconic song ever' milik Nirvana ini di-cover sama One Ok Rock dan nggak kalah enak buat didengerin. Kalo di lagu Liar aku suka sama gebukan drum Tomoya dan permainan gitar Toru, di lagu ini aku suka sama betotan bass Ryota yang mantap. Biasanya aku dengerin lagu ini pagi-pagi buat ngebangkitin semangat. And one more thing, suara Taka seksi banget di lagu ini :3
  8. My Sweet Baby
    Lagu dengan lirik termanis setelah Wherever You Are nih. Mana ada suara bisik-bisik si Taka lagi :3 Biasanya lagu ini aku jadiin musik alarm buat bangunin tidur sih :3
  9. C.H.A.O.S.M.Y.T.H
    Apa cuma aku yang terharu setiap kali denger lagu ini sambil meres sapi? Eh, meresapi liriknya maksudnya. Ini lagu dengan lirik yang kereeeeeennn banget menurutku (dan mungkin para penikmat lagu ini juga setuju akan hal ini). Liriknya inspiratif dan mengantarkan kita pada kenangan masa muda. Aku pribadi selalu terkenang masa-masa pas jaman sekolah dulu, dimana aku masih sering kumpul sama temen-temen deket, ngobrol bareng, becanda bareng. Tapi seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, kami jadi disibukkan sama urusan dan usaha menggapai mimpi masing-masing. Kami jadi jarang banget kumpul kayak dulu. Pokoknya buat yang kangen sama masa-masa jayanya bareng sohib-sohib lama, ini lagu yang cocok banget buat nostalgia. Dan hey, ada sebuah kutipan yang bagus banget di lagu ini : DREAM AS IF YOU WILL LIVE FOREVER, AND LIVE AS IF YOU'LL DIE TODAY.
  10. Be the Light
    Satu lagi lagu yang sangat inspiratif dari OOR, Be the Light. Lagu yang didedikasikan buat para korban Tsunami Jepang tahun 2011 lalu ini sebenernya punya target penyampaian pesan yang luas, nggak cuma sebatas pada para korban Tsunami Jepang aja, tapi untuk kita pun bisa. Lewat lagu ini, One Ok Rock berpesan kepada kita untuk tetap tegar atas segala masalah yang Tuhan berikan, terus semangat menjalani hidup, dan menjadikan hari esok lebih baik dari sebelumnya.
  11. Re:Make
    Agak kurang ngerti sih makna lagu ini apa. Tentang perjuangan seseorang yang nggak pernah dihargai sama pasangannya? Entahlah, intinya aku suka banget sama lagu ini. Am I the only one who thinks that Taka's voice sounds sexy for this song? Ditambah aksi energetic-nya di video klipnya.. nendang mic stand, muter-muter microphone, nyanyi sambil merentangkan tangan dengan lampu yang gemerlapan dibelakangnya.. Ugh!
  12. Deeper DeeperLagu yang pernah jadi theme song iklan Suzuki Swift Sport di Jepang ini bisa banget jadi spirit booster, karena beat lagunya yang ngajak pendengar jejingkrakan. 
  13. Pierce
    Sebuah lagu yang sangat menusuk. Iya, 'menusuk', sama kayak judulnya. Menceritakan tentang sepasang kekasih yang masih saling mencintai tapi nggak bisa bersatu. Tuh kan, nusuk banget..
  14. Crazy Botch
    Sama kayak Deeper Deeper, lagu ini juga bisa banget jadi mood booster
  15. Heartache
    Sebuah lagu yang bikin aku mendung sekaligus jatuh cinta. Baru denger beberapa hari yang lalu sih. Waktu itu aku nonton video live performance mereka ketika bawain lagu ini di Yokohama Arena. Rasanya kayak dicurhatin Taka yang baru aja disakitin sama orang lain, dan aku bisa ngerasain sakitnya. Ini lagu bisa bikin galau berat kalo lagi sakit hati :')
  16. Rose Blood
    Gombal banget nih lagu. Hahaha.. Baru dengerin lagu ini kemaren, dan aku langsung ngeh, suara Taka di lagu ini agak mirip ex-vokalis Asking Alexandria, si Danny Worsnop pas bawain lagu 18 And Life. Serak-seraknya itu lho..
  17. Answer is Near dan Answer is Clear
    Sebenernya dua lagu ini adalah lagu yang sama, hanya aja dibuat dalam dua versi. Answer is Clear itu versi akustik dari Answer is Near.
  18. Et Cetera
  19. Nothing Helps
  20. Hitsuzen Maker
  21. Ring Wandering
  22. Rock Scissor and Paper
  23. Cry Out
  24. Onion!
  25. Riot
  26. Yume Yume
  27. Living Dolls
  28. Smiling Down
  29. Yokubou Ni Michita Seinendan
  30. And I Know
  31. Decision

Deeeeyyymmm.. banyak amat yak yang aku sebutin. Bingung sih milih yang mana buat dikategorikan sebagai lagu-lagu terfavorit, karena sebagian besar lagu mereka emang bagus dan enak didenger semua :'))

Sekian dulu postingan nggak jelas tentang ketertarikanku sama band Jepang keren yang satu ini, karena postingan ini juga udah terlalu panjang. Nanti kapan-kapan aku sambung lagi :p


***


BTW, sedikit out of topic, gara-gara One Ok Rock dan My First Story ini, aku juga jadi mengenal nama Nano, atau Nanoir. Berawal dari lagu Start Over yang direkomen sama Dimas (temen Facebook-ku yang juga waktu itu deket di BBM) tahun 2014 lalu dan akhirnya sering kuputer lagunya berulang-ulang sampe jadi salah satu most played song di music player-ku. Di lagu itu, dia duet bareng si Hiro.

Setiap kali lagu itu di-play di music player, secara otomatis layar bakal menunjukkan gambar ini..



Hiro dan Nano

Melihat sosok Nano yang tertutup hoodie, aku jadi penasaran, siapa sih si Nano ini?
Aku yang waktu itu mengira bahwa Nano adalah sebuah nama band Jepang pun mencoba buat browsing di Google dengan keyword 'Nano band Jepang' (browsingnya sih baru menjelang akhir September lalu). Eh, pas hasil pencarian muncul, aku malah nemuin sebuah artikel berjudul 'Band/Penyanyi Jepang yang Tidak Pernah Menunjukkan Wajahnya', dan ternyata Nano termasuk didalamnya. Aku baca deh.. sampe akhirnya aku menemukan fakta mengejutkan bahwa DIA ADALAH SEORANG WANITA.

Damn! It was really shocking me! Setiap kali denger lagu Start Over, aku selalu ngebayangin Hiro berkolaborasi dengan seorang vokalis cowok cool nan misterius dibalik hoodie-nya. Tapi ternyata.. ternyata.. orang yang bikin aku penasaran itu adalah seorang cewek Jepang yang memang tomboy. Awalnya sangat sulit dipercaya mengingat suara Nano yang bener-bener maskulin. Tapi kemudian aku inget Zee Keenan, si cewek tomboy Thailand berdarah Indonesia yang juga punya suara maskulin, jadi rasanya bukan nggak mungkin kalo seorang cewek punya suara kayak cowok.

Anyway, selain Start Over, lagu Our Story juga bagus banget (Nano nyanyi sendirian di lagu ini). Tapi yang lagi galau, dianjurkan nggak dengerin lagu ini karena dijamin galaunya bakal makin parah :v
Jumat, 16 Oktober 2015 116 komentar

Fakta-fakta Personil ONE OK ROCK

Well done! Setelah postingan ini hiatus selama setengah tahun dan kemudian hilang tanpa sebab, akhirnya aku berhasil mengumpulkan dan menuliskan kembali informasi mengenai para member dari band awesome yang namanya udah berkibar selama lebih dari sepuluh tahun ini. Terima kasih untuk teman-teman One Ok Rockers yang masih setia mampir ke blog ini, dan mohon maaf kalo aku—selaku penulis—mengecewakan kalian.

Untuk mengantisipasi masalah ‘tulisan hilang’ terjadi kembali, aku udah mem-backup tulisan ini di laptop. Dan agar postingannya nggak terlalu panjang, kali ini aku memutuskan untuk menuliskan fakta-fakta dari masing-masing member secara terpisah. So check it out!


  1. Fakta-Fakta Tentang Taka
  2. Fakta-Fakta Tentang Toru
  3. Fakta-Fakta Tentang Ryota
  4. Fakta-Fakta Tentang Tomoya





PS :
Mohon maaf untuk teman-teman yang bertanya soal agama / kepercayaan para personil One Ok Rock, aku nggak bisa kasih jawaban soal itu. Bukannya aku nggak mau, tapi memang karena informasi soal itu nggak ada di artikel manapun. Kenapa? Karena bagi orang-orang di luar sana, perihal agama adalah sesuatu yang sangat pribadi yang nggak seharusnya dipublikasikan, makanya nggak ada media luar yang mengungkit soal agama. Coba deh kalian tanya soal agama / kepercayaan ke orang luar (khususnya mereka yang nggak kalian kenal dengan akrab), mereka pasti akan merasa nggak nyaman. Yah, sangat berbeda dengan orang-orang Indonesia. Jadi cukuplah kalian tau yang umum-umum saja. Kalo masih keukeuh juga, monggo tanya sama orangnya langsung. Hehehe..

What's New?
Cek Fakta Toru poin 72!

[Diupdate tanggal 11 Juni 2018 pkl. 13.12]
20 komentar

Fakta-Fakta Tentang Taka ONE OK ROCK


Taka
  1. Lahir pada tanggal 17 April 1988 di Tokyo, Jepang, dan merupakan putra sulung dari Masako Mori dan Shinichi Mori yang juga merupakan sepasang penyanyi sukses di Jepang
  2. Berzodiak Aries
  3. Merupakan vokalis dalam One Ok Rock
  4. Bergolongan darah A
  5. Memiliki tinggi badan 5’5 (sekitar 167 cm)
  6. Suka pada warna hitam
  7. Memiliki akun Instagram bernama @10969taka
  8. Di bulan Juli 2014, deskripsi di akun Instagramnya hanya bertuliskan “Da..” Ada yang tau maksudnya?
  9. Taka nge-follow Justin Bieber di Instagram :v
  10. Dia juga (pernah) nge-follow Tatan (@jrsugianto) lho di Instagram
  11. Punya dua adik cowok. Yang satu bernama Tomohiro, yang satu lagi bernama Hiroki—yang merupakan vokalis My First Story
  12. Dulu Taka suka nge-bully adik-adiknya
  13. Mengubah nama belakangnya dari ‘Moriuchi’ ke ‘Morita’ setelah orangtuanya bercerai pada tahun 2005. Ada yang menyebutkan bahwa Taka mengubah namanya karena masalah perceraian orangtuanya tersebut, tapi ada juga yang menyebutkan alasan ia mengubah namanya itu adalah karena ia nggak mau disebut-sebut ‘menumpang’ nama orangtuanya yang lebih dulu sukses berkecimpung di dunia tarik suara. Namun pada tahun 2013, ia kembali mengubah nama belakangnya ke ‘Moriuchi’
  14. Taka mengaku sempat trauma dengan nama belakangnya, ‘Moriuchi’, karena mengingatkannya pada masa-masa kelam sebelum ia bergabung dalam One Ok Rock
  15. Mengaku bahwa dulu takut dengan ayahnya karena sifat ayahnya yang keras dan disiplin terhadap keluarga
  16. Taka benci tumbuh dalam keluarga yang kaya raya. Baginya, kekayaan nggak menjamin kebahagiaan
  17. Waktu kecil dulu, ia suka bersikap seperti orang dewasa. Sok dewasa lebih tepatnya :v
  18. Saat SD dan SMP, Taka bersekolah di Keio. Ia sempat berhenti di tahun pertama masuk SMA gara-gara nggak lulus ujian masuk. Taka mengaku bahwa dulu ia sangat benci belajar
  19. Waktu remaja dulu bandel banget. Malah berani datang ke sekolah dengan celana pendek, seragam terbuka, rambut di-cat pirang, dan tindikan -_-
  20. Meskipun pas jaman sekolah dulu sering bikin pusing ibunya, tapi sebenarnya Taka sayang banget sama ibunya dan berusaha jadi anak yang baik di depan beliau
  21. Pernah kabur dari rumahnya di tahun pertama SMA dan kemudian tinggal di rumah neneknya sampai akhirnya ia hidup mandiri dengan menyewa tempat tinggal. Well, Taka udah bekerja sejak tahun pertama masuk SMA dan menyewa tempat tinggal dengan uang hasil kerjanya tersebut
  22. Taka sayang banget sama neneknya. Bagi Taka, neneknya tuh kayak baby sitter :3
  23. Udah berkecimpung di industri musik sejak umur dua belas tahun
  24. Mulai tertarik nge-band sejak SMA
  25. Meski mewarisi darah penyanyi dari kedua orangtuanya, namun sebenarnya menjadi penyanyi bukanlah ambisi Taka, hanya aja Taka ingin bisa menyanyi dengan baik 
  26. Sangat emosional di atas panggung. Contohnya adalah saat One Ok Rock mengadakan konser di Stadium Yokohama apada tahun 2012 dan membawakan lagu Nobody’s Home. Begitu juga saat mereka mengadakan konser ‘Who Are You? Who Are We?’ di Paris ketika para fans mereka memegang bunga origami warna putih untuk mengenang para korban Tsunami yang melanda Jepang pada bulan Maret 2011 lalu
  27. Tau nggak sih? Lagu One Ok Rock yang berjudul Always Coming Back dan Hard To Love adalah lagu yang ditulis Taka untuk ayahnya :’)
  28. Lagu Nobody’s Home juga merupakan sebuah lagu yang ditulis Taka tentang keluarganya. Itulah kenapa ia selalu terlihat emosional setiap kali membawakan lagu ini
  29. Waktu One Ok Rock konser di Budoukan, ayah dan ibu Taka nonton lho di kursi VIP. Dan di akhir konser, Taka nge-SMS ayahnya, bilang “Terima kasih untuk hari ini. Aku dibesarkan oleh orangtua yang luar biasa. Aku benar-benar berterima kasih padamu”
  30. Dulu Taka pernah menjadi anggota dari Idol Group bernama NEWS / Johnny’s selama beberapa bulan
  31. Mengaku mengundurkan diri dari Johnny’s pada tahun 2004 untuk fokus pada pendidikannya. Padahal alasan sebenarnya ia keluar dari grup tersebut adalah karena skandal yang menimpanya, ketika foto memalukannya dipublikasikan di sebuah majalah bulanan bernama BUBKA. Foto itu menunjukkan Taka tengah bersama seorang cewek sambil merokok di atas ranjang. Inilah yang menyebabkan ia dipecat dari Johnny’s
  32. Direkrut menjadi personil One Ok Rock oleh Toru Yamashita
  33. Sebelum bergabung dengan One Ok Rock, Taka memiliki sebuah band bernama Chivalry of Music, dan sempat di-stalk sama Toru dan dibujuk habis-habisan sampai akhirnya dia setuju datang ke studio One Ok Rock
  34. Taka dan Toru memiliki selera musik yang sama lho. Dalam sebuah wawancara, Taka mengatakan bahwa apabila ia mengunjungi rumah Toru, ia banyak menghabiskan waktunya di depan komputer Toru hanya untuk mendengarkan musik di playlist Toru
  35. Band rock pertama yang ia suka adalah Rize
  36. Taka juga suka Linkin Park, dan udah suka dengerin lagu-lagu mereka sejak kelas enam. Selain itu, ia juga uka sama 30 Seconds To Mars
  37. Taka pengen banget One Ok Rock bisa tampil satu panggung sama Linkin Park, Good Charlotte, dan Issues
  38. Banyak yang nggak menyangka kalo Taka ini suka lho sama musik Country
  39. Jangan memuji Taka berlebihan, karena ia bakal berpikir bahwa dirinya sangat jenius
  40. Taka menggambarkan diri sendiri sebagai ‘koala pintar’ :v
  41. Taka paling suka membully Tomoya
  42. Menurut Taka, Tomoya dan Ryota adalah personil One Ok Rock yang paling bisa membangkitkan suasana, karena mereka yang paling sering melakukan hal-hal konyol
  43. Dulu Taka payah dalam menulis Katakana, tapi dia mempelajarinya mati-matian sampai bisa
  44. Mengambil les bahasa Inggris untuk mengembangkan kemampuannya berbahasa Inggris. Wuih, pantesan bahasa Inggrisnya bagus ya :D
  45. Taka banyak mendapat bantuan dari teman-temannya (yang biasa berbahasa Inggris) dalam menulis lirik lagu yang berbahasa Inggris
  46. Taka menulis lirik lagu Ring Wandering di waktu yang sama dengan lirik lagu Kanzen Kankaku Dreamer. Makna lagu ini adalah bahwa jika kita selalu melihat ke bawah, maka kita tidak akan meraih tujuan kita. Maksudnya, apabila kita memiliki impian dan tujuan, maka teruslah melihat ke depan, kepada tujuan dan impian kita
  47. Pernah dengar bonus track di album JinseiXBoku kan? Nah, disitu Taka berperan jadi guru xD
  48. Pernah pacaran sama cewek berusia delapan belas tahun saat SMP. Katanya sih cewek itu cute dan Taka suka banget sama dia. Sayangnya, si cewek mencampakannya. Poor Taka
  49. Mengaku bahwa ciuman pertamanya manis banget dan rasanya kayak stroberi. *Oh, don’t tell me about that! :’)
  50. Katanya sih dia punya kemampuan yang hebat dalam berkomunikasi sama cewek. Katanya.. :v
  51. Hal pertama dari seorang cewek yang bisa menarik perhatian Taka adalah wangi parfum dan suara high-heels
  52. Pernah dikabarkan pacaran sama A-Chan (personil Perfume) di tahun 2011. Tapi enggak kok, mereka cuma teman dekat
  53. Pada tahun 2013, Taka juga digosipkan punya hubungan dekat sama Sayanee NMB48. Namun Sayanee membantah hal itu. Menurutnya, mereka bahkan nggak saling kenal
  54. Taka mengaku bahwa hal yang paling sering ia pikirkan selain musik adalah cewek-cewek dan minuman. Ckckck..
  55. Beberapa jenis minuman yang disukainya adalah wiski (Jack Daniels, Jim Beam) dan sake. Namun meskipun begitu, ia tahu kapan harus bersenang-senang, dan kapan ia harus fokus
  56. Pernah mengaku bahwa dirinya adalah seorang Bisexual. Dia serius nggak sih bilang gini? OMFG (>.<)
  57. Taka pernah berkata bahwa untuk saat ini dia nggak berpikir untuk menikah dan punya anak. Tapi itu nggak menutup kemungkinan bahwa dia bakal berkeluarga suatu saat nanti
  58. Omes (otak mesum). Bwahahaha.. Tapi sikapnya manis banget kalo sama fans :3
  59. Taka mengaku bahwa website yang paling sering dikunjunginya adalah website-website erotis. Tuh kaaaann.. (-__-“)
  60. Taka pernah bilang gini, “I don’t like fake boobs. Naturally is better”.
    WTF, Takaaaaa..?!! Whtthefck were you saying?!
  61. Dalam sebuah wawancara bersama Alternative Press, Taka diberi pertanyaan begini,
    “Kalo kamu bisa menjadi penguasa dunia, kamu mau jadi apa?”
    Taka menjawab bahwa dia pengen jadi seorang kaisar, karena dengan menjadi seorang kaisar ia akan menjadi penguasa yang tangguh.
    “Lalu siapa yang akan menjadi wakilnya?”
    Taka menjawab bahwa yang akan menjadi wakilnya apabila ia menjadi seorang kaisar adalah sesosok Batman mini yang bisa selalu ia bawa di pundaknya, sehingga jika ada yang berusaha menyerang Taka, maka si Batman ini akan tumbuh membesar dan melindunginya.
    “Kalo kamu menjadi penguasa, hal apa yang bakal kamu larang?”
    Tau nggak si Taka jawab apa? Dia bakal mengilegalkan implan payudara. Iya, karena dia kan nggak suka fake boobs :v
  62. Punya kepribadian yang dinamis. Kadang mesum, kadang polos, kadang baik banget, kadang bandel, kadang emosian
  63. Pernah membalik tanda ‘Dilarang Menyelam’ di sebuah kolam renang di California, kemudian menyelam dengan bahagianya. Bocah badeg! -_-
  64. Bisa melompat tinggi banget, mungkin sampai lima kaki (sekitar satu setengah meter). Gilaaaa..
  65. Pernah ngeloncatin pagar penghalang setinggi lima kaki di sela-sela aktivitas check sound saat tur ‘Who Are You? Who Are We?’ di Jakarta demi bertemu dan bicara sama seorang fansnya yang berkursi roda. Curiga deh ini orang dulunya pernah ikutan tradisi Fahombo di Nias :v
  66. Saat di Paris, seorang staff berkata bahwa Taka nggak bisa bertemu dengan para fansnya. Tapi Taka nggak peduli dan tetap menemui mereka. Aaaah.. so sweeeett..
  67. Takut sama Gyaru’s (cewek-cewek Jepang yang ber-make up nggak bisa, semacam cewek-cewek gahoool gitu deh), apalagi Gyaru’s yang berambut pirang. Ia juga mengaku takut gempa, petir, dan dirinya sendiri. What the hell?!
  68. Menurut Toru, Taka adalah tipe cowok pemikir
  69. Menurutnya, nggak akan ada kedamaian di dunia meskipun nggak ada perang atau meskipun uang dibagi-bagi dengan cuma-cuma kepada setiap orang
  70. Memiliki kontrol vokal yang baik dan jangkauan vokal yang luas
  71. Taka pernah menjadi satu-satunya personil One Ok Rock yang nggak merokok, karena kabarnya dia ini peduli banget sama kesehatan tenggorokannya. Namun sebuah video yang diunggah di akun Instagram @taka69hiro menunjukkan suatu momen dimana Taka sedang merokok bareng rekan-rekannya. Well, jujur saya agak kecewa melihat fakta ini (-__-“)
  72. Selalu menggunakan mikrofon warna merah di setiap konser One Ok Rock (kecuali kalo dia jadi bintang tamu di konser band lain)
  73. Tau nggak kenapa Taka suka menggunakan mikrofon merah kalo perform? Itu karena dia suka sama film Star Wars, dan mikrofon warna merah itu kayak lightsaber buat dia. Tau lightsaber kan? Itu lho, senjata semacam pedang laser gitu. Menurutnya, dengan menggunakan mikrofon ini, ia bisa merasa lebih rileks selama tampil
  74. Selama promosi album Ambitions, Taka lebih sering terlihat menggunakan microphone warna kuning di setiap konsernya
  75. Suka banget sama angka 69. Awalnya aku mengira dia suka angka ini karena menggambarkan dirinya dan Hiro (69 = YinYang. Dilihat dari penampilan Taka yang berambut hitam dan Hiro yang berambut putih, menurutku mereka kelihatan mirip simbol hitam putih tersebut). Tapi ada yang bilang, alasannya adalah karena dalam bahasa Jepang, 69 dibaca ‘roku’ atau ‘rock’. Well, setahuku, angka enam dalam bahasa Jepang memang dibaca ‘roku’, tapi kalo enam sembilan bukannya dibaca ‘roku ju kyu’? o.O
  76. Taka menggambarkan genre One Ok Rock sebagagai Japanese Emo
  77. Punya tato bertuliskan ‘TTR’ yang berarti ‘Toru, Tomoya, dan Ryota’. Lalu ada tato bergambar matahari di lengan sebelah kanan, dan tato bertuliskan ‘CHAOSMYTH’ di bawahnya
  78. Salah satu tatonya bertuliskan kalimat yang berarti ‘Perhatikan pikiranmu, ia akan menjadi kata-katamu. Perhatikan kata-katamu, ia akan menjadi tindakanmu. Perhatikan tindakanmu, ia akan menjadi kebiasaanmu. Perhatikan kebiasaanmu, ia akan menjadi karaktermu. Dan perhatikan karaktermu, karena akhirnya ia akan menentukan takdirmu’ yang berbentuk seperti tanda panah dan terletak di lengan sebelah kanan
  79. Kadang-kadang pake eyeliner dan suka bantu personil One Ok Rock yang lain pake eyeliner. Wuuh.. ironis nggak sih? Aku yang cewek malah nggak tau gimana cara pakenya dengan benar :’v
  80. Pernah menyuruh Tomoya main drum di rumahnya untuk memutuskan apakah Tomoya layak menjadi personil One Ok Rock atau enggak
  81. Taka merayakan ulangtahunnya yang ke-25 bareng Fall Out Boy
  82. Di tahun 2012, Taka menerima hadiah ulang tahun berupa gitar akustik dari Takahashi Yu. Gitar inilah yang memberinya inspirasi untuk lagu Notes And Words
  83. Pada ulangtahunnya yang ke-28 di tahun 2016, ia mendapat birthday surprise dari teman-temannya. Saat itu Ryota datang dengan membawa kue ulang tahun bersama salah satu teman mereka yang berasal dari LA. Mereka menyanyikan lagu ‘Happy Birthday’, meminta Taka meniup lilinnya, dan.. menghantamkan (?) kue ke mukanya :v
  84. Merupakan personil One Ok Rock yang paling tua setelah Tomoya
  85. Para personil One Ok Rock memanggilnya ‘Mori-Chan’
  86. Taka berharap One Ok Rock punya studio sendiri dimana semua peralatan ngeband mereka diletakkan disana dan mereka bisa bermusik dengan nyaman
  87. Selain jago dalam hal tarik suara, Taka juga jago menggambar, main gitar, drum, dan piano. Uhh.. penasaran, mau liaaaat.. :3
  88. Taka nggak bisa nyetir :v
  89. Sering bawa kunci kemana-mana (kunci hatiku bawa nggak, Bang? :v)
  90. Bersahabat dengan vokalis F.T Island, Lee Hongki
  91. Pernah dengar lagu F.T Island yang berjudul Primavera? Nah, Taka ikut andil dalam penggarapan musiknya lho
  92. Selain F.T Island, Taka juga berkolaborasi dengan musisi lain seperti Simple Plan dalam lagu Summer Paradise, Against The Current dalam lagu Dreaming Alone, Pay Money To My Pain dalam lagu Voice, Grown Kids dalam lagu Bottle Rocket, Ally & Diaz dalam lagu Let Life Be, RADWIMPS dalam lagu By My Side, dan Aimer dalam lagu Insane Dream
  93. Lagu berjudul Voice yang dibawakan oleh Taka bersama Pay Money To My Pain adalah salah satu dari lagu-lagu di tribute album ‘Gene’ untuk mengenang vokalis band tersebut yang meninggal karena gagal jantung
  94. Sedangkan lagu berjudul By My Side yang dibawakan bersama frontman grup band Radwimps—Yojiro Noda sebenarnya bukan lagu baru, melainkan hanya versi yang direkam ulang dari lagu Radwimps yang rilis pada tahun 2006. Kolaborasi ini dilakukan sebagai bentuk kampanye donasi, yang mana hasil penjualan dari lagu ini disumbangkan ke daerah yang terkena bencana gempa bumi, tepatnya di daerah Kumamoto, Kyushu
  95. Taka merupakan salah satu cowok diantara para cowok ganteng dalam video klip Boys milik Charlie XCX. Well, ada Brendon Urie, Oliver Sykes, dan Charli Puth juga disini.
  96. Taka meng-cover lagu Hello milik Adele dan lagu Pillow Talk milik Zayn Malik dengan sangat epic
  97. Taka menulis lagu Wherever You Are untuk temannya yang mau nikah. Pantes aja liriknya manis banget ya..
  98. Bagi Ryota. Taka adalah seorang pengarah yang baik yang mampu membawa One Ok Rock ke arah yang benar dan menyenangkan
  99. Taka berkata bahwa apabila dia nggak pernah bergabung dengan One Ok Rock, maka mungkin ia akan menjadi pria paling malang
  100. Menganggap One Ok Rock sebagai keluarganya dan berkata bahwa ia adalah orang yang pernah diselamatkan oleh One Ok Rock.


Thanks To :
Dan sumber lainnya.
Terima kasih juga untuk teman-teman Pembaca yang bersedia menambahkan info-info baru di kolom komentar :)

What's New?
Cek poin 25 dan 95!

[Diupdate tanggal 21 Mei 2018 pkl. 12.13]

Total Tayangan Halaman

 
;